Warga Pane Pakai Rimpu Saat Pawai HUT Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Ratusan warga Kelurahan Pane turut berpartisipasi memeriahkan Pawai Budaya dalam rangka HUT Kota Bima ke-15. Seluruh warga Pane yang ikut turun pawai menggunakan adat Rimpu.

Kelurahan Pane Ramaikan HUT Kota Bima. Foto: Eric

Menurut Lurah Pane A. Faruk, pawai kali ini jajarannya menggagas tema “Lestarikan Alam, Hutan, Gunung dan Lautan, Maka Tidak Akan Ada Bencana Banjir”. Tema tersebut, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat dan juga pemerintah. Bersama menjaga kelestarian hutan dan alam. Agar daerah Bumi Maja Labo Dahu tidak ditimpa bencana lagi.

“Mari kita jaga kelestarian alam, demi anak cucu kita yang lebih baik kedepan,” ajaknya.

Menurut Faruk, kegiatan ini merupakan wadah silaturahim antara pemerintah dan juga masyarakat. Juga sebagai momen kebangkitan dan semangat kebersamaan, pasca banjir bandang yang telah meluluhlantahkan Kota Bima.

“Bencana telah berlalu, saatnya kita bangkit dan maju. Sesuai dengan semangat kepemimpinan kepala daerah HM.Qurais H. Abidin – HA. Rahman H. Abidin, dengan mengajak masyarakat untuk bangkit bersama membangun daerah yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui momen ulang tahun ini, pemerintah daerah akan terus membangun semangat kekompakkan, silatruhami serta kebersamaan yang baik bersama seluruh elemen masyarakat. Sekaligus bagian dari pelestarian budaya bima, yang menjadi bagian dari alat pemersatu.

“Dengan pelestarian budaya, maka kita telah mencintai dan menjaga budaya lokal ditengah era globalisasi,” katanya.

Faruk berharap diumur yang ke-15, Kota Bima terus maju dan berkembang pesat. Sehingga dalam implementasi kehidupan bermasyarakat, pemerintah dapat mensejahterakan masyarakat di tingkat sosial maupun ekonomi.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *