Tidak Terurus, Wisata Pesanggarahan Oi Wobo Wawo Sepi Pengunjung

Kabupaten Bima, Kahaba.- Memasuki hari ketiga setelah Idul Fitri 1438 H, obyek wisata Pesanggarahan Oi Wobo di Desa Maria Kecamatan Wawo sepi dari pengunjung.

Pengunjung sedang mandi di Oi Wobo Wawo. Foto: Firman

Lokasi wisata pemandian tertua di Kabupaten Bima ini tidak lagi seramai waktu dulu. Biasanya, banyak sekali wisatawan dari luar Kecamatan Wawo yang datang, namun saat ini sudah sangat sedikit. Wisatawan lokal pun lebih banyak memilih tempat lain, di luar Wawo.

Pantauan media ini, Selasa (27/6), jumlah pengunjung hanya beberapa orang saja. Tempat parkiran hanya diisi sejumlah motor. Kondisi kolam pun sudah ditumbuhi lumut, pagar yang sudah rubuh serta beberapa bangunan penginapan yang bocor dan tidak bisa dipakai.

Muhidin pengelola mengatakan, menurunnya pengunjung mulai terjadi pada tahun 2015. Pendapatan biasanya ketika liburan seperti saat ini bisa mencapai jutaan rupiah. Dua tahun terakhir ini, hanya ratusan ribu rupiah saja.

Kondisi bangunan Pasanggrahan Oi Wobo tidak terurus. Foto: Firman

Selain itu sambung banyak sekali keluhan dari pengunjung tentang kondisi tempat ini seperti bangunan penginapan yang sudah rusak, tembok pagar yang terbuka, taman, tempat duduk yang sangat minim serta kondisi kolam yang sudah tua.

“Usulan pagar tertutup juga disampaikan oleh masyarakat setempat dengan berbagai pertimbangan,” katanya.

Menurut Muhidin, masalah keamanan lokasi ini menjadi nilai lebih, hal ini yang sering ungkapkan pengunjung. Ia pun berharap keadaan ini bisa segera dibenahi dan diperhatikan Pemerintah Kabupaten Bima.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *