Pacoa Jara dan Kareku Kandei Ditetapkan Sebagai WBTB Nasional

Kabupaten Bima, Kahaba.- 2 warisan Budaya Bima masing – masing Pacoa Jara dan Kareku Kandei ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional oleh Kemendikbud RI. Penetapan budaya leluhur masyarakat Bima itu diharapkan bisa dijaga dan dilestarikan, agar juga diakui dunia internasional.

Pacoa Jara. Foto: Ompu Raka (Facebook)

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima H Abdul Muis mengatakan, Kareku Kandei ditetapkan Kemendikbud pada tanggal 4 Oktober 2017. Sebelumnya, Pacoa Jara ditetapkan Kemendikbud tahun 2016 lalu.

“Dari sekitar 30 warisan budaya yang didaftarkan dari tahun 2011, baru Pacoa Jara dan Kareku Kandei yang resmi ditetapkan sebagai WBTB Nasional,” ujarnya, Senin (9/10).

Menurut Muis, penetapan warisan budaya tersbeut merupakan sesuatu yang luar biasa bagi warga Bima. Masyarakat Bima pun tentu akan sangat merasa bangga dengan budaya dimiliki tersebut.

“Untuk itu, mari kita menjaga budaya ini untuk tetap dilestarikan” ajaknya.

Lomba Kareku Kandei pada FKN Bima. Foto: Bin

Muis juga menyebutkan, WBTB yang didaftarkan antara lain seperti Rimpu, Parise, Kareku Kandei, Buja Kadanda, Sagele, Tari Makatua, Arugele, Silu, Sagele, Muna Renda, Tari Lenggo, Aksara Mbojo, Ntumbu, Mina Sarua, dan Rumah Lengge dalam kategori arsitektuer bangunannya.

“Kedepan kami berharap Rimpu juga dapat ditetapkan sebgagai WBTB. Karena dengan melestarikan budaya maka akan mengangkat nilai wisata yang ada di Bima,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *