25 Orang Pemandu Wisata Diberi Pelatihan

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pariwisata Kota Bima menggelar pelatihan untuk 25 orang pemandu wisata di aula kantor Walikota Bima, Kamis (26/7). Kegiatan yang digelar selama 3 hari mulai Kamis – Sabtu (26-28/7) dibuka secara resmi oleh Plt Assisten III Setda Kota Bima Darwis.

Pelatihan Pemandu Wisata. Foto: Eric

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima H Sukri menyampaikan, pelatihan pemandu wisata ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat pada potensi wisata yang dimiliki di Kota Bima. Sehingga perlu dilakukan penggalian potensi, lalu dilakukan pemetaan dan mempromosikannya.

Melalui pelatihan ini, para peserta dapat memahami apa yang menjadi tugas dan mengaplikasikannya dengan memberikan pelayanan kepada para pengunjung di tempat wisata. Baik itu wisatawan lokal maupun luar agar merasakan kenyamanan, aman dan bahagia berada di setiap lokasi wisata yang dikunjungi.

Kata Sukri, pengembangan pariwisata merupakan tanggungjawab bersama antara pemerintah dan juga masyarakat. Maka 25 pemandu wisata yang telah dilatih ini, dapat menjadi bagian dari stakeholder yang berperan penting sebagai seorang agen yang bertugas memberikan bimbingan dan petunjuk tentang objek, serta membantu segala sesuatu yang diperlukan wisatawan.

“Diharapkan 25 pemandu wisata yang dilatih mampu mengetahui dan memahami tentang konsep pariwisata. Kemudian pengembangan dan manajemen pengelolaannya agar terus berkembang,” katanya.

Sementara itu Plt Asisten III Setda Kota Bima Darwis menjelaskan, pemandu wisata pada hakekatnya adalah seseorang yang menemani, kemudian memberikan informasi dan bimbingan serta saran kepada wisatawan dalam melakukan aktivitas wisatanya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para pemandu wisata dapat memiliki pemahaman dan wawasan yang luas agar memiliki standar kompetensi yang bagus tentang ilmu wisata. Karena para peserta berperan besar, dalam pengembangan dan promosi pariwisata daerah.

Darwis menambahkan, sektor pariwisata saat ini merupakan salah satu bagian dari potensi yang dimiliki Kota Bima. Karena ada 2 alasan mengapa sektor pariwisata sangat berpotensi untuk dikembangkan, diantaranya Kota Bima terletak ditengah segitiga emas tujuan pariwisata nasional bahkan internasional, yaitu Bali-Lombok dan pulau Komodo. Dan yang kedua Kota Bima terletak di tepi teluk Bima, yang pemandangannya indah dan asri.

“Dengan pemanfaatan potensi yang dimiliki daerah, tentu akan meningkatkan arus kunjungan tamu maupun wisatawan ke Kota Bima. Tentu ini juga harus ditingkatkan dengan pelayanan dan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *