Rangkaian Mbuju Festival, Ratusan Warga Cek Kesehatan Gratis

Dompu, Kahaba.- Sebanyak seratus orang masyarakat ikut berpartisipasi dalam kegiatan cek kesehatan, pengobatan gratis dan sunatan massal yang berlangsung di SDN 16 Kilo, Dusun Matompo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Selasa kemarin.

Warga saat cek kesehatan gratis di SDN 16 Kilo. Foto: Ist

”Kegiatan ini berlangsung sangat meriah, karena antusias dan partisipasi warga sangat luar biasa, bahkan mereka rela berjam-jam menunggu untuk mendapatkan giliran juga nomor antrian,” ungkap Ketua Pelaksana Ady Ardiansah, Selasa kemarin.

Menurutnya, ia tak menyangka animo masyarakat begitu tinggi. Padahal informasi ini diberitahukan sehari atau dua hari sebelum pelaksanaan.

“Sejak pagi pendaftar sudah berbondong-bondong ke tempat kegiatan, bahkan jumlah mereka diprediksi mencapai seratus lebih orang. Namun, karena kelamaan menunggu tim medis. Akhirnya, sebagian bubar satu persatu,” ungkapnya.

Kata Ady, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari event Mbuju Festival yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

”Kegiatan ini termasuk dalam item bhakti sosial Mbuju Festival yang terdiri dari pengecekan kesehatan, pengobatan gratis, sunatan massal, donor darah, cleaning day dan penanaman mangrove,” sebutnya.

Tujuan kegiatan ini, tambahnya, yakni guna meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa Mbuju. Pihaknya juga ingin masyarakat sadar dan paham betul tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungannya.

Sementara itu, Dokter Muhsin perwakilan PKM Kilo mengatakan, meningkatkan taraf kesehatan masyarakat harus didukung semua pihak. Termasuk masyarakat itu sendiri harus memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. Dalam hal ini, pengetahuan masyarakat dalam mengenali gejala-gejala yang ada juga perlu ditumbuhkan.

”Pemikiran itulah yang mendasari kegiatan ini,” jelasnya.

Menurut dia, warga desa yang kurang mampu dan lansia sangat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan ini. Sebab, bisa sekalian cek tensi, kadar gula, asam urat hingga kolesterol.

Dia berharap kegiatan bhakti sosial ini dapat dilakukan berkelanjutan. Selain memeriksa kesehatan, dirinya sekaligus menggali kejiwaan pasien.

Menurutnya penyakit dapat muncul jika emosi atau jiwa tak stabil.  Secara keseluruhan ia melihat masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan penting. Ini dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat melakukan pengecekan kesehatan.

”Melalui program ini, saya berharap, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memeriksakan kesehatan secara rutin, semakin meningkat,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Mbuju Abdullah Mursalin. Ia sangat senang karena mendapatkan pelayanan gratis, sunatan massal, memperoleh ilmu tentang kesehatan, hingga mengetahui penyakit yang diderita.

“Apalagi petugasnya sangat ramah-ramah,” terangnya.

Ia mengungkapkan, program kesehatan, pengobatan dan donor darah merupakan komitmen Kades dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Untuk diketahui, Mbuju Festival adalah event pariwisata dan budaya terakbar Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu yang dilaksanakan mulai 12-25 Agustus. Adapun acaranya terdiri dari gebyar kuliner tradisional (ngaha kawiri massal dan puru timbu), festival layang-layang, perlombaan permainan tradisional, festival seni budaya pelajar.

Selain itu, ada juga lomba perahu hias dan dayung, bhakti sosial (sunatan massal, pengobatan gratis, kebersihan pantai, penanaman 500 pohon mangrove) dan akan ditutup dengan Pawai Rimpu, katente tembe dan atraksi atau parade Budaya tradisional (Tari, drama, silat, gantao, kareku kandei, dan musik tradisional).

*Ady Ardiansah – Warga Kilo

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *