Keluarga Pastikan Jenazah Itu Sirajudin

Citizen Jounalism, Kahaba.- Perjuangan yang tiada henti dari Keluarga Sirajudin, salah satu Korban penembakan Densus 88 diKelurahan Kandai Kabupaten Dompu untuk mencari kejelasan nasib anaknya membuahkan hasil. Keluarga yang didampingi sejumlah lembaga masyarakat beraudiensi  dengan Komisi III DPR RI yang kemudian memfasilitasinya memastikan kebenaran jenazah Sirajudin.

Foto Sirajudin yang diduga tewas pada pentergapan Densus 88 beberapa waktu lalu

Foto Sirajudin yang diduga tewas pada pentergapan Densus 88 beberapa waktu lalu

Berangkat dari Dompu 17 Februari 2013 hari Ahad/Minggu ke Jakarta, pihak Keluarga menemui Komisi III, menanyakan kejelasan nasib anaknya sirajudin.  HTI (Hijbu Tahrir Indonesia), Mer-C, TPM (Tim Pengacara Muslim) Serta  JAT (Jamaah Ansharut Tauhid) masing-masing menyampaikan argumen dan fakta tentang kedzaliman pasukan Detasemen Khusus 88 ini kepada Komisi III DPR RI. Tidak lupa juga dari pihak keluarga almarhum Sirajudin menyampaikan Kronologis kejadian.

Tanggapan dan dukungan dari sebagian besar fraksi sungguh luar biasa, dan semakin meyakinkan pihak keluarga Sirajudin akan usaha mereka untuk mendapatkan kabar nasib anaknya. Bahkan setelah menggelar audiens dengan Komisi III selesai, Baharudin (paman Sirajudin) langsung dipanggil oleh Wakil Ketua Komisi III Al Muzamil Yusuf serta Bapak Adang Daradjatun. Kedua Wakil DPR RI tersebut memerintahkan kepada pihak keluarga Sirajudin untuk segera menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Tiba di rumah sakit sekitar pukul 17:00 WIB, keluarga langsung menuju ruang forensik/kamar mayat, namun prosesnya sangat berbelit-belit dan ada kesan manipulasi yang dilakukan oleh aparat. Salah satu buktinya adalah ketika mencocokkan foto asli almarhum Sirajudin dan foto yang ada di tangan pihak kepolisian.

Foto asli Sirajudin sangat jauh berbeda dengan foto yang ditunjukkan oleh pihak Polri, dimana tanda tahi lalat pada foto asli terletak pada Pipi kiri, sedangkan pada pihak aparat ada pada pipi kanan. Namun Allah berkehendak lain, atas keinginan yang kuat untuk membuktikan secara langsung jenazah di kamar mayat, pihak keluarga memaksa untuk melihat langsung jenazah, dan alhamdulillah tidak begitu lama pihak keluarga Jikra ayah dari Sirajudin mengenali anaknya.

Setelah identifikasi jenazah selesai, pihak keluarga yang diwakili oleh Jikra, orang tua Alm. Sirajudin mengucapkan terimakasih yang tulus kepada semua pihak yang telah membantu. “Kami sangat bersukur kehadirat Allah karena telah jelas keberadaan anak kami, dan tidak lupa kami ucapkan terimakasih yang tulus kepada semua pihak, HTI, JAT, TPM, Mer-C dan terutama dari IDC Voa-Islam yang telah memberikan tiket dan biaya gratis untuk Kami berempat,” ungkap Jikra . [Berita kiriman dari: Umar Mar – Dompu]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. edi hermanton Nowa Woja

    Giliran orang muslim yg melakukan gerakan frontal langsung di bilang teroris tapi kalo non muslim pasti di bilang kita jgn mengambil tindakan persuasif lebih kedepankan koordinasi…. Payaaah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *