Kartini Ku Malang, Kartini Ku Sayang

Kau dengarkah suara gamelan
tak putus-putusnya dilantunkan
di pendapa agung yang dijaga
tiang-tiang perkasa
hanya untuk mengalunkan
tembang-tembang lara?
….

Sepenggal puisi KARTINI mengingatkan akan kesunyian dan rasa sedih akan kungkungan masa lalu akan masa depan yang lebih baik.

Kartini dulu memperjuangkan aspirasi wanita, dia mengharapkan ada masa setelah gelap akan terbit secercah HARAPAN bagi kaum wanita Indonesia. Tetapi, pengharapan KARTINI telah bergeser berganti dengan adanya penindasan, pembatasan untuk kodrat seorang wanita Indonesia saat ini.

Emansipasi Wanita telah bergeser yang berubah perjuangannya. Emansipasi telah berhasil mengangkat kodrat wanita Indonesia, kini dimasa modern wanita Indonesia harus bangkit dengan peran KESETARAAN GENDER.

Kesetaraan gender adalah kesetaraan hak antara pria dan wanita. Kesetaraan diberbagai bidang tanpa melupakan kodrat wanita yang sebenarnya.

Selama ini WANITA-WANITA INDONESIA yang perkasa, hanya merupakan TIANG yang kokoh baik didalam rumah tangga maupun di berbagi bidang lainnya. Tetapi fungsi dan kesempatan hanya menjadi kiasan dan pembatasan peran diberbagai bidang.

21 April 2012 merupakan tonggak kokohnya tiang, tidak sekedar penopang tetapi mempunyai peran andil dalam membangun wacana anak bangsa masa depan yang lebih baik

Wanita Kartini bukan sekedar pelampiasan nafsu syahwat, bukan sekedar lips dalam kehidupan pria, bukan sekedar indahnya ciptaan Allah SWT, tetapi wanita Indonesia harus bangkit, maju, eksist bahwa wanita itu adalah sosok penentu bagi kesuksesan seorang suami, ayah dan pemimpin kelak.

Terlihat, begitu banyaknya KARTINI yang lahir, terlihat begitu banyaknya wanita-wanita tersingkirkan, tengoklah mereka yang di pesisir perkotaan. Seorang Ibu yang gigih, berperan mencari nafkah, berperan menjadi leader bagi masa depan anak-anaknya.

Mereka lahir bukan karena tidak disengaja, Kartini lahir merupakan ingatan kepada bangsa ini, bahwa WANITA itu adalah makhluk ciptaan TUHAN yang paling sempurna. Harus ditempatkan dan disejajarkan diberbagai bidang baik dalam pemerintahan mau pun dalam rumah tangga.

Kartini-kartini modern….bangkitlah dan maju, perjuangkanlah KESETARAAN GENDER, agar bangsa ini sadar bahwa WANITA lah yang menjadi kunci kesuksesan dalam sebuah kenegaraan, dalam sebuah rumah tangga dan bukan sekedar hiasan kehidupan belaka.

Selamat hari KARTINI, mari eksis dan berjuang bersama WANITA-WANITA Indonesia Modern!

Penulis: Yudistira Ardy

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *