Soal Pemain Bayaran, Official Disarankan Kirim Surat Protes

Mataram.- Kahaba.- Masalah status dua atlet bayaran yang diboyong Cabor Tenis Meja Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke arena Pekan Olah Raga Provinsi (Provinsi), Pengurus KONI Provinsi NTB mempersilahkan kepada official melayangkan surat protes, agar ditindaklanjuti.

Wakil Ketua KONI Provinsi NTB, Adi Adianto. Foto: Dedy

Wakil Ketua KONI Provinsi NTB, Adi Adianto. Foto: Dedy

Wakil Ketua KONI Provinsi NTB, Adi Adianto mengatakan masalah status dua pemain asal KSB itu, pertandingan Tenis Meja tetap dilanjutkan kendati seluruh official dan pemain menolak bertanding.

“Pertandingan akan terus dilanjutkan, bagi yang ingin protes kami sediakan jalur resmi dengan cara bersurat,” katanya saat ditemui di Aula Graha Bakti Kantor Gubernur NTB, Senin (16/6).

Sementara Ketua KONI Kabupaten Bima Ferdiansyah Fajar Islama mengaku, akan melayangkan surat protes. Tapi bertanding atau tidaknya dia masih belum tahu. “Yang jelas kami akan mengirimkan surat keberatan itu,” ujarnya.

Sementara official dan pemain sampai saat ini tetap menolak bertanding hingga pihak panitia dan pengurus KONI NTB mencoret nama kedua nama atlet asal KSB itu. Menurut mereka, percuma bertanding ditengah masalah yang belum ada kepastian.

*DEDY

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *