Dengan 10 Pemain, Chelsea Raih Tiket Final Champions

Barcelona, Kahaba.- Hasil mengejutkan pada putaran semifinal Liga Champion leg II yang digelar di Camp Nou, Kamis dini hari (25/4). Team tuan rumah ditahan imbang oleh Chelsea dengan skor akhir 2-2. Imbangnya Barcelola mengandaskan ambisi Pep  mencicipi laga final, kalah dengan agregat 2-3 untuk The Blues.

Selebrasi kemenangan Chelsea setelah menahan imbang tuan rumah sekaligus memastikan tiket menuju final / foto:uefa.com

Seperti yang bisa ditebak sebelumnya, Barcelona bermain total menyerang dalam pertandingan kali ini. Sebaliknya Chelsea lebih banyak bertahan dan sesekali peluang lewat serangan balik. Dengan menumpuk lebih banyak pemain pada lini pertahanan, Chelsea efektif membendung pergerakan pemain depan Barca yang mengandalkan bola dari kaki ke kaki.

Pada menit ke 16, sebuah serangan balik yang dilancarkan oleh Chelsea hampir berbuah gol namun berhasil digagalkan oleh Victor Valdes yang meninju bola dimana Drogba siap melancarkan tandukan ke arah gawang. Lompatan Valdes nyaris membuat Pique, Bek andalan Barca cedera.

Barcelona berpeluang memecah kebuntuan pada menit ke 19 ketika Messi mencoba menerobos para pemain belakang Chelsea danmelepaskan tembakan, sayangnya bola masih bisa ditangkap sempurna oleh Peter Cech. Kesulitan melakukan penetrasi ke belakang lini pertahanan, membuat barca melakukan serangan bola-bola panjang. Tendangan Mascerano dari luar kotak pinalti pada menit ke 21 terarah namun sedikit diatas mistar gawang.

Camp Nou bergemuruh hebat pada menit ke 34, ketika sebuah tendangan dari Sergio Busquets tak mampu dielakkan penjaga gawang Chelsea. Gooool!.. Memanfaatkan assist Isaac Cuenca, Busquets menciptakan  gol perdana dalam pertandingan kali ini.

Chelsea bermain dengan 10 orang pemain ketika John Terry kedapatan melakukan pelanggaran pada menit ke 36 . Terry diusir dari pertandingan karena menendang Alexis Sanches dengan dengkul, dan Barca mendapatkan keuntungan melalui tendangan bebas yang gagal dieksekusi oleh Lionel Messi. Berkurangnya satu pemain Chelsea membuat Barca semakin berambisi melancarkan serangan.

Skor bertambah untuk Barca ketika kerjasama apik  Cuenca dan  Messi yang memberikan assist kepada Iniesta berbuah gol. Keunggulan 2-0 untuk Barca pada menit ke 42 semakin menambah percaya diri tuan rumah untuk terus memberikan tekanan pada lini pertahanan lawan.

Menjelang akhir babak pertama, sebuah serangan balik Chelsea yang dilancarkan oleh Ramires tak bisa dikawal oleh pemain belakang Barcelona, sehingga ketika satu-satunya penghalang adalah sang penjaga gawang bola dengan mudah dilesatkan kedalam gawang. Gool! Chelsea mulai mengejar ketertinggalannya. skor 2 untuk Barca dan 1 untuk Chelsea.

Pertandingan babak kedua tak banyak berbeda. Matteo, pelatih Chelsea mengambil strategi bertahan yang mirip dilakukan oleh Real Madrid ketika menang terhadap Barca beberapa hari yang lalu. Lebih dari setengah lusin pemain menjadi benteng yang kokoh untuk bisa ditembus pemain Barcelona.

Peluang emas diperoleh Barcelona pada menit ke 47, setelah Fabregas dilanggar oleh Drogba dalam kotak pinalti. Sial Bagi Barca, tendangan pinalti yang dieksekusi Messi membentur tiang gawang, seakan menjadi pertanda buruk bagi pemain yang memperoleh bola emas dari FIFA ini.

Pada menit ke 79 Fernando Torres yang dicadangkan Matteo dimainkan untuk mengganti Drogba. Torres menjadi penyerang tunggal setelah delapan pemain lainnya berjibaku mengamankan daerah pertahanan. Chelsea terus bertahan. Sementara Barcelona tak henti-hentinya menyerang. Bukan cuma setengah lapangan, pertandingan ini berlangsung hampir seperempat lapangan. Seperempat lapangan di daerah Chelsea-lah yang dipakai. Penguasaan bola, Barcelona 72, chelsea 28.

Sebuah peluang emas berikutnya kembali gagal dimanfaatkan Messi menjadi sebuah gol. Tendangannya pada menit ke 82 menyambar tiang gawang dan kedudukan semantara 2-1 untuk tuan rumah. Sebuah skor yang buruk bagi Barcelona yang mengincar kemenangan dua gol untuk merebut tiket ke final.

Kedudukan 2-1 untuk tuan rumah bertahan hingga akhir waktu normal sampai pada menit ke dua tambahan waktu terjadi keajaiban. Ketika semua pemain Barcelona fokus menyerang, bola di kotak pinalti Chelsea berhasil dicuri oleh Fernando Torres. Dengan bebasnya Torres membawa bola tanpa ada satupun pemain Barca yang menghadang. Dengan sedikit gerak tipu, penjaga gawang barcelona terkecoh. Dengan mudahnya Torres menggenapkan kemenangan Chelsea 2-2 sekaligus memantapkan tiket menuju Final Liga Champions di Munich- Jerman. [BQ]

Susunan Pemain:

Chelsea FC (4-3-3): Cech (GK); Ivanovi?, Cahill, Terry, Cole; Meireles, Obi Mikel, Lampard; Ramires, Mata, Drogba.
| Cadangan: Turnbull, Bosingwa, Essien, Malouda, Sturridge, Kalou, Torres.

Barcelona FC (3-4-3): Valdés (GK); Puyol, Mascherano, Piqué; Busquets, Xavi, Iniesta, Fabregas; Alexis, Messi, Cuenca.
| Cadangan: Pinto, Dani Alves, Adriano, Thiago, Keita, Pedro, Tello.

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *