Indra Sjafri Nobar Piala AFF di Yuank Cafe’

Kota Bima, Kahaba.- Kehadiran Pelatih Nasional, Indra Sjafri di Kota Bima tidak hanya mengikuti agenda pembinaan kepada pemain dan pelatih Persekobi. Sabtu (22/11) malam, mantan pengasuh Tim Garuda Jaya Usia 19 tahun (U-19) itu juga meluangkan waktu nonton bersama (Nobar) pertandingan sepakbola Piala AFF Suzuki antara Indonesia dan Vietnam di Yuank Cafe’.

Foto bersama pengunjung dengan Indra Sjafri usai nonton bareng di Yuank Cafe'. Foto: Erde

Foto bersama pengunjung dengan Indra Sjafri usai nonton bareng di Yuank Cafe’. Foto: Erde

Kehadiran pelatih yang pernah mengharumkan persepakbolaan Indonesia di kancah Asia itu sempat mengagetkan pengunjung. Begitupun pemilik Yuank Cafe’ tak menyangka nobar malam itu menjadi momen istimewa, karena tak ada koordinasi awal Pengurus Cabang PSSI Kota Bima terkait kehadiran Indra Sjafri. Persiapan nobar pun terlihat sederhana dan seadanya.

Namun, Indra Sjafri yang hadir bersama Pelatih Gawang U-19, Jarot Supriadi dan Pelatih Fisik U-19, Nur Saelan nampak menikmati nobar malam itu. Hingga pertandingan usai dengan skor imbang 2-2 antara Indonesia dan Vietnam, ketiganya tak bergeser dari tempat duduk paling depan.

Meski tak ikut berteriak, sesekali Indra Sjafri memperlihatkan ekspresi senang dan kesalnya disaat pertandingan berlangsung tegang. Disaat bersamaan, teriakan pengunjung menggema di dalam cafe’ ketika saling serang kedua negara.

Hal itu tak membuat Indra Sjafri terganggu. Justru pria berkumis ini semakin menikmati nobar dengan pengunjung yang didominasi kaum muda itu.

Mengetahui hadirnya Indra Sjafri, para pengunjung semakin membludak memasuki penghujung pertandingan. Setelah pertandingan usai, pengunjung memanfaatkan momen langka itu untuk berebut foto bersama. Permintaan foto bersama itu dilayani Indra dengan senang hati.

Pemilik Yuank Cafe’, Anang zainy ST mengaku kaget atas kehadiran Indra bersama dua pelatih lainnya. Bahkan dia juga sempat kelabakan, ketika Indra datang untuk menyaksikan pertandingan Indonesia versus vietnam yang berujung imbang 2-2. Karena saat itu, sedang mati lampu dan vocer TV bola sudah habis.
Ingin memberikan pelayanan terbaik, Anang mengaku secara pribadi menghadap kepala PLN untuk menyalakan listrik. Selain itu sebagian anak buahnya diminta untuk mencari vocer TV agar siaran pertandingan dua tim itu bisa disaksikan.

“Kaget sekali saya ketika melihat Pak Indra datang, kemudian menanyakan pertandingan Timnas Senior. Ini suatu kebanggaan buat kami bisa nonton bareng dengan beliau,” terangnya.

Baca Juga, 

(Sepakbola Kota Bima ke Pentas Nasional, PSSI Hadirkan Indra Sjafri)

(Indra Sjafri Kagum Potensi Pemain Persekobi)

(Indra Sjafri Panggil Lima Permain Persekobi untuk Diseleksi)

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *