Dipakai Pameran, Lapangan Studion Manggemaci Rusak Parah

Kota Bima, Kahaba.- Kondisi lapangan Studion Manggemaci Kota Bima rusak parah. Setelah dipakai untuk kegiatan Pameran dalam rangka HUT Kota Bima, bentuknya pun terlihat sangat memperihatinkan. Hujan lebat menyebabkan seluruh lapangan berubah seperti kubangan yang becek.

Kondisi Lapangan studion Manggemaci. Foto: Bin

Kondisi Lapangan studion Manggemaci. Foto: Bin

Padahal sebelum digunakan untuk Pameran, lapangan tersebut benar – benar terawat. Uang Miliaran pun digelontorkan untuk memperbaiki dan pemeliharaan lapangan, tapi rusak lantaran acara sehari.

Pantauan Kahaba, saat acara pementasan Budaya Mbojo, Selasa (12/4), pengunjung memadati lapangan tersebut. Praktis, hujan lebat siang hingga sore kemarin menyebabkan kondisi lapangan becek. Kondisi diperparah karena diinjak ratusan orang pengunjung yang hadir menyaksikan pameran.

Tidak saja lapangan yang rusak, lintasan atletik juga terlihat sudah rusak. Kendaraan roda dua dan dan roda empat keluar masuk dan melintas di jalur tersebut.

Pertanyaannya kini, bagaimana nasib lapangan tersebut. Dimana para atlet sepkabola dan atletik menggunakan fasilitas untuk tempat berlatih. Karena lapangan sepakbola dan lintasan atletik yang representatif hanya di Lapangan Studion Manggemaci.

Wakil Ketua PSSI Kota Bima, M. Irfan yang dihubungi menyayangkan sikap Pemerintah Kota Bima yang memilih Studion tersebut untuk arena pameran.

“Kenapa harus paksakan gunakan Studion Manggemaci. Masih banyak lapangan lain yang bisa dipakai untuk pameran. Seperti Lapangan Merdeka, Pahlawan Raba, atau yang lebih tepat di Pantai Lawata atau Amahami,” sesalnya, Rabu (13/4).

Menurut Irfan, anggaran untuk pemeliharaan lapangan tersebut sangat besar yakni sebanyak Rp 2,5 Miliar. Anggaran tersebut habis dan akhirnya percuma dipakai, karena kegiatan Pameran.

“Pertanyaannya, anggarannya ada tidak untuk memperbaiki kondisi lapangan yang sudah rusak ini. Ko’ semuanya seperti menghabis uang rakyat saja,” sorotnya.

Sambung pria yang juga anggota DPRD Kota Bima itu, Pemerintah juga mestinya berpikir dulu jika menggunakan Studion tersebut, sebab acara pameran itu seolah dilaksanakan dengan dadakan dan tidak memiliki target yang jelas.

“Apa sih target kegiatan Pameran ini, sampai harus merusak fasilitas atlet yang telah membawa harum nama daera dengan sejumlah prestasinya,” kesalnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *