FPTI Bakal Gelar Kejuaraan Panjat Tebing Tingkat Pelajar

Kota Bima, Kahaba.- Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bima bakal menggelar kejuaraan panjat tebing tingkat pelajar se Kota Bima. Rencana tersebut akan digelar selama lima hari. Mulai tanggal 5 September – 9 September 2016.

Siswa saat menggelar latihan di climbing centre. Foto: Dok. FPTI Kota Bima

Siswa saat menggelar latihan di climbing centre. Foto: Dok. FPTI Kota Bima

Ketua Harian FPTI Kota Bima M. Fauzi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mencari bibit atlet untuk persiapan Porprov tahun 2018. Selain itu, juga mencari atlet yang memang serius menekuni olahraga dimaksud.

Persiapan sejauh ini, dari sisi sarana sudah siap. Kemudian seluruh sekolah sedang menggelar latihan bersama di Climbing Centre di halaman Paruga Nae Convention Hall.

“Sebanyak 45 SMP dan SMA ikut serta. Satu sekolah mengirim utusan 3 orang putri dan 3 orang putra,” sebut Fauzi.

Setelah panitia mengirim surat permohonan delegasi kepada masing – masing sekolah, sambung pria yang juga pengurus KONI Kota Bima, 45 sekolah tersebut sudah mulai rutin menggelar latihan.

Adapun mata lomba pada kejuaraan tersebut, kesulitan perorangan putri, kesulitan perorangan putra, kecepatan perorangan putra, kecepatan perorangan putri dan kesulitan tim campuran, baik SMP maupun SMA.

“Totalnya sebanyak 6 mata lomba,” sebutnya.

Harapan dari kegiatan ini, semoga lahir bibit bibit baru yang bisa membawa harum nama daerah, baik ditingkat lokal, regional maupuan nasional. Bahkan bila perlu, semua atlet baru ini bisa mengikuti jejak dua orang atlet putri yakni Ayu Fatullah dan Nurul Iqomah yang saat ini mengikuti PON di Jawa Barat.

“Kami merasa yakin, melihat antusias siswa mengikuti kejuaraan ini, akan mampu mengikuti jejak Ayu dan Nurul,” tambah Fauzi dengan perasaan yakin.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *