Jurnalis FC Gilas Kominfo 9 – 2

Kota Bima, Kahaba.- Jurnalis FC menggilas tim Kominfo dengan skor akhir 9-2 pada laga Futsal dalam rangka HUT Korpri tahun 2017, di Kharisma Futsal Kamis sore (9/3).

Foto bersama Jurnalis FC dan Kominfo FC. Foto: Eric

Sejak babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Hingga menit keenam, dua tim belum mampu menjebol gawang masing-masing. Memasuki menit ketujuh, pemain Jurnalis FC Faharudin berhasil membuka gol pertama.

Beberapa menit kemudian, Jurnalis FC kembali mencetak dua gol dan memimpin pertandingan pada 10 menit pertama dengan skor 3-0.

Memasuki menit berikutnya, tim Kominfo meningkatkan serangan dan berusaha mengejar ketertinggalan. Sekitar menit ke 12, Kominfo berhasil menjebol gawang Jurnalis. Skor berubah 1-3.

Tidak ingin menelan kekalahan, Jurnalis FC kemudian mencoba mengatur strategi dan serangan. Permainan dari kaki – kaki kemudian membuahkan hasil. Menutup babak pertama, Jurnalis FC kembali menyumbang dua gol dan memimpin skor 5-1.

Di babak kedua, Jurnalis FC kembali membuka gol pada menit kelima. Kemudian menit ketujuh, Jurnalis FC kembali mencetak gol. Di menit ke 10, Jurnalis FC dan Diskominfo masing – masing mencetak satu gol.

Mengakhiri babak ke dua, Jurnalis FC membobol gawang tim futsal Diskominfo. Sehingga skor akhir pertandingan tersebut 9 – 2.

Dalam pertandingan tersebut, ada dua pemain Jurnalis FC yang mencetak gol terbanyak. Mereka adalah Asrul Sani dan Deno. Dua pemain andalan Jurnalis FC tersebut berhasil mencetak gol masing – masing tiga kali.

Manager tim Jurnalis FC Erik menjelaskan, Jurnalis FC akan kembali bertanding Sabtu malam (11/3). Pada itu, Jurnalis FC akan berhadapan dengan Dikbud FC.

“Alhamdulillah pertandingan kedua kami menang. Semoga pertandingan berikutnya, kami menang lagi,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *