Anak Bima ini Hebat, Juara Karate Open Championship Jakarta

Kota Bima, Kahaba.- Kerja keras dan kesungguhannya membuahkan hasil. Muhammad Fadhil akhirnya berhasil meraih juara 1 dan meraih medali emas pada turnamen Open Championship Jakarta, yang dihelat baru – baru ini.

Muhammad Fadhil saat mengangkat trofi juara. Foto: Istimewa

Anak Bima yang lahir 15 April 1999 di Jakarta ini pun mampu mengharumkan nama daerah, ditengah tak ada perhatian tanah kelahirannya. Dengan tekad bulat, Fadhil pun memutuskan untuk ikut meski menggunakan biaya sendiri.

Kepada media ini pemuda yang juga mengenyam SD di Ragunan 14 Pagi Jakarta Selatan dan SDN 2 Tente itu bercerita soal ketertarikannya pada olahraga tersebut. Awalnya ia melihat anggota Koramil yang sedang latihan Beladiri. Kemudian melihat ada pelatihan Karate yang dilaksanakan di SMPN-1 Woha.

“Saya pun ikut berlatih, hingga pelatihan dilaksanakan di Koramil-1608-04/Woha,” ujarnya mengenang.

Selama latihan di Koramil Woha kata Fadhil, dia dan teman temannya dilatih oleh Sensei Serka H. Furqan. Babinsa Desa Penapali yang pertama memperkenalkan dan mengajarkan dirinya tentang beladiri Karate.

“Kadang kami dilatih oleh Serda Suhardin (Babinsa Desa Risa) Personel Koramil Woha, terkadang saat latihan Babinsa lain pun Ikut membantu mengoreksi,” ungkapnya.

Selama latihan di Koramil Woha sambung alumni SMPN 1 Woha dan SMAN 1 Woha itu, ia juga dibekali dengan pengenalan apa itu Karate. Komite melalui tayangan video. Selama latihan dengan giat, tekad pun kian bulat yakni ingin menjadi yang terbaik hingga menjadi juara dunia Karate.

“Saya pun selalu mengikuti beberapa kejuaraan Karate, juara atau tidak yang terpenting. Karena saya ingin tampil, mendapatkan pengalaman untuk bekal ke pertandingan berikutnya. Walaupun hanya biaya sendiri,” katanya.

Namun, semangat untuk memberikan yang terbaik pun memantiknya untuk selalu ingin mencicipi setiap kesempatan. Hasilnya pun kadang memperoleh hasil dan tidak. Namun itu tidak terlalu penting, karena pengalaman tetap akan menjadi guru yang memberi banyak pelajaran untuk terus memperbaiki kualitas.

Muhammad Fadhil (tengah) saat menerima medali. Foto: Istimewa

Tiba pada turnamen Open Championship Jakarta. Dirinya pun bertekad untuk ikut, meski menggunakan biaya sendiri. Fadhil ingin membuktikan bahwa kami anak-anak Bima juga bisa berprestasi.

“Alhamdullah, hasilnya saya berhasil meraih juara pertama,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Fadhil juga menaruh harap semoga pemerintah Kabupaten Bima khususnya KONI Kabupaten Bima lebih memperhatikan nasib para atlet. Terlebih ketika ada pertandingan di luar daerah. Termasuk pembangunan sarana dan prasarana olah raga seperti Dojo dan lain lain di Kabupaten Bima.

Dirinya juga berpesan untuk generasi muda di Bima, agar menjauhi Narkoba, jangan bertikai sesama anak Bangsa. Sama-sama menjaga keutuhan dan kebersamaan di Dana Mbojo.

“Berprestasi untuk dana Mbojo, melalui jalur olahraga, terlebih beladiri karena beladiri untuk bela bangsa,” pinta pemuda yang pernah ikut Kejurda piala Walikota Bima juara II 2016, O2SN Provinsi NTB dan Kejurda NTB di Mataram dan Sekoci Cup 2 se-Asia Tenggara dan meraih juara 1.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *