Pemain Baku Hantam, Pertandingan Kananga Jaya FC VS Ndano FC Dihentikan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Laga putaran kedua Open Turnament Piala Fajar Cup dan Bupati Cup yang mempertemukan Kananga Jaya FC Vs Ndano FC, Sabtu (30/9) dihentikan. Pasalnya, terjadi baku hantam antara pemain. Insiden tersebut terjadi di daerah pertahanan Ndano FC.

Suasana ribut saat pertandingan Kananga Jaya FC VS Ndano FC. Foto: Yadien

Wasit pertandingan Nurdin menyampaikan, awalnya kedua pemain saling merebut bola hingga terjatuh. Dirinya meniup pluit tanda adanya pelanggaran. Namun, pemain asal Kananga Jaya FC mengejar pemain Ndano FC dan langsung memukul.

“Baku hantam dengan pemain Ndano FC tak bisa dihindari,” ujarnya.

Kata Nurdin, melihat kedua pemain tersebut terlibat adu jotos, salah satu pendukung kedua keseblasan masuk lapangan dan memukul pemain. Tetapi, pihaknya tidak mengetahui siapa simpatisan yang melakukan pemukulan saat itu.

“Kita tidak kenal penonton yang memukul pemain, karena susana langsung memanas hingga penonton lainnya ikut masuk lapangan,” katanya.

Upaya bagian keamanan dibantu anggota Polsek Bolo berhasil mengendalikan suasana yang sempat memanas. Permainan pun dilanjutkan kembali, sementara kedua pemain yang terlibat adu jotos, diganjar kartu merah.

Nurdin menambahkan, saat insiden tersebut berlangsung, skor sementara 3-2. Kananga Jaya FC unggul. Kemudian kedua official klub dipanggil oleh panitia dan sepakat pertandingan dilanjutkan dengan sisa waktu 9 menit.

“Dari sisa waktu tersebut, Kananga Jaya menambah pundi gol.  Skor akhir 4-2 untuk kemenangan Kananga Jaya,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Ken

    Hahaha dasar sepak bola tarkam…ga kena bolanya sikat orangnya…hahaha sungguh memalukan….makanya tdk ada satupun pemain timnas dari Bima…main sama teman saja sdh saling hantam apalagi main sm pemain luar negeri bisa2 parang yg berbicara…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *