Semi Final Korpri Cup, SMP FC Menang Adu Penalti Lawan Pol PP

Kota Bima, Kahaba.- Lanjutan babak Semi Final Korpri Cup mempertemukan Pol PP FC melawan SMP FC berakhir dengan drama adu penalti. Pada drama tos-tosan tersebut, SMP FC berhasil menang dengan skor 2-0. 5 penendang Pol PP FC tidak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang SMP FC.

Adu pinalti SMP FC dan Pol PP. Foto: Eric

Sejak peluit babak pertama, kedua tim langsung mengambil inisiatif serangan. Bahkan pada menit keenam, penyerang Pol PP FC Ardy (9) berhasil melakukan tendangan luar kotak penalti. Namun sayang berhasil digagalkan penjaga gawang Arif (1).

Setelah mendapat serangan oleh Pol PP FC, kembali SMP FC melakukan serangan balik melalui gelandang serang Adhar (7) dan menendang jarak jauh. Tapi berhasil ditepis penjaga gawang Pol PP FC Asrul (20). Kembali serangan silih berganti dilakukan oleh kedua tim, namun skor tetap imbang 0-0.

Melanjutkan babak kedua, kedua tim terus melancarkan serangan. Bahkan di menit ke-78, pemain sayap kiri SMP FC Dayat (24) menusuk pertahanan lawan, kemudian mengumpan kepada penyerang Burhan (13). Namun sayang tandukan penyerang jangkung tersebut berhasil ditepis secara gemilang oleh penjaga gawang Pol PP FC.

Mendapat serangan mengejutkan dari tim lawan, Pol PP FC mencoba membalas melalui penyerang Bima (12) dan Ardi (9), namun serangan tersebut gagal berbuah gol.

Pada akhirnya duel memperebutkan ticket final tersebut berakhir imbang dan harus dilalui dengan drama adu penalti. Saat tendangan tos-tosan tersebut, penendang Pol PP FC Syarif Rustaman, Ardy, Ridho dan Bima tidak berhasil menyarangkan satu biji gol ke gawang SMP FC. Sedangkan SMP FC berhasil menyarangkan 2 gol, melalui kaki Aliansyah dan Dhayat.

Skor 2-0 ini akhirnya mengantarkan SMP FC melaju ke babak final. Sembari menunggu pemenang semi final Selasa (21/11) antara SMK FC melawan Dikes FC.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *