Liga Remaja Piala Suratin U-17 Zona Pulau Sumbawa Mulai Digelar

Kota Bima, Kahaba.- Sekretaris Daerah Kota Bima H Mukhtar secara resmi membuka Kompetisi Liga Remaja Piala Suratin U-17 Zona Pulau Sumbawa Tahun 2018, di Lapangan Olahraga Manggemaci Kota Bima, Sabtu sore (15/9).

Sekda Kota Bima saat membuka Liga Remaja Piala Suratin U-17 Zona Pulau Sumbawa. Foto: Dok Hum

Ketua Panitia M Irfan dalam laporannya menyampaikan, kompetisi ini diselenggarakan oleh PSSI Asosiasi Kota (Askot) Kota Bima dengan dukungan PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) NTB dan diikuti perwakilan dari 4 Kabupaten dan Kota se-Pulau Sumbawa.

“Kompetisi ini diikuti Kabupaten Sumbawa (Persisum), Kabupaten Sumbawa Barat (PSKT), Kabupaten Bima (Persebi), dan Kota Bima (Persekobi),” sebutnya.

Kata dia, Piala Suratin 2018 akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 15-17 September 2018 di Lapangan Olahraga Manggemaci Kota Bima.

Sementara itu, Sekda Kota Bima menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus PSSI Askot Kota Bima yang secara rutin tetap menyelenggarakan berbagai turnamen sepakbola untuk menjaring bibit unggul daerah.

Ia menitip harapan kepada PSSI Askot Kota Bima untuk menerapkan sistem jemput bola dalam menjaring dan membina bibit unggul sepakbola daerah.

“Kita buka pintu kesempatan bagi para remaja kita untuk membangun prestasi pada bidang olahraga, dengan cara memberikan dukungan dan pembinaan,” katanya.

Menurut Sekda, olahraga menjadi sarana yang tepat untuk penyaluran energi remaja dan pemuda, agar tidak mudah terjerumus dalam hal-hal negatif seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, tindak kekerasan, maupun pergaulan bebas.

“Untuk kesuksesan kompetisi ini, kami juga berpesan agar seluruh panitia, peserta dan suporter untuk menjaga situasi sepanjang jalannya kegiatan agar dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” harapnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *