Jaring Atlet Profesional, AMURA Ulet Jaya Cup I Digelar

Kota Bima, Kahaba.- AMURA yang baru terbentuk selama 3 bulan dan bergerak dalam dunia olahraga karate, untuk pertama kali menggelar event Ulet Jaya Cup I tingkat pelajar SD, SMP sederajat se-Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu. Event yang digelar di arena Futsal Ulet Jaya Bima, Jumat (2/11) itu diikuti oleh 213 peserta.

Ketua Panitia Amura Ulet Jaya Cup I Imam Suryo Wibowo saat memberikan sambutan. Foto: Eric

Ketua Panitia Kegiatan Imam Suryo Wibowo dalam sambutannya menyampaikan, lomba tersebut merupakan kali pertama digelar, sebagai wadah untuk mencari, membina dan menciptakan atlet-atlet karate yang handal, berprestasi dan profesional.

“Kejuaraan karate tingkat pelajar ini dibagi beberapa kategori, berdasarkan umur dan berat badan peserta. Sementara waktu pelaksanaan selama 3 hari mulai Jumat – Minggu (2-4/10),” ujarnya.

Dengan kegiatan ini pula kata pria yang memiliki hobi catur tersebut, dirinya merasa yakin meskipun baru pertamaka kali diselenggarakan, tapi banyak mendapat atensi dari para pelajar. Para orang tua juga memberikan suport terhadap minat dan bakat siswa.

“Harus diakui persiapan event ini hanya 1 bulan lebih, tapi animo pelajar mengikuti lomba sangat tinggi. Bahkan setingkat SD paling banyak mengikuti kejuaraan,” katanya.

Imam mengungkapkan, kejuaraan ini ia gelar di Bima karena panggilan jiwa. Sebab, dari kecil Imam memiliki hobi dan memperhatikan perkembangan olahraga bela diri tersebut. Apalagi selama ini dirinya melihat para pelajar yang berlatih, tidak ada yang mengakomodir dan membuat wadah untuk mengikuti lomba dan kejuaraan.

Selama ini pula kata dia, pelajar hanya melakukan latihan, tapi tidak ada wadah perlombaan yang akan diikuti. Maka, sungguh disayangkan, karena Bima pada umumnya banyak pelajar yang memiliki kemampuan untuk menjadi atlet profesional. Tapi tidak bisa berkembang karena belum ada wadah.

Assisten II Setda Kota Bima H Syamsuddin bersama panitia dan dewan juri saat memukul gong pertanda lomba mulai digelar. Foto: Eric

Iman menambahkan, kejuaraan karate yang digelar tidak bisa dipungkiri juga membutuhkan sentuhan dan bantuan pemerintah daerah, seperti hal pendanaan. Sebab dirinya optimis, melalui campur tangan pemerintah akan mempermudah setiap event yang rencananya akan digelar setiap tahun.

“Bila diperhatikan di Kota Bima, Kabupaten Bima hingga Dompu banyak bibit atlet karate berbakat dan bagus dalam bertanding. Hanya saja mereka kekurangan wadah untuk menyalurkan minat dan bakat yang dimiliki,” tandasnya.

Sementara itu Asisten II Setda Kota Bima H Syamsuddin yang membuka secara resmi kegiatan mengucapkan rasa terimakasih dan apresiasi kepada pihak penyelenggara, karena event seperti ini bisa menjaring banyak peserta.

“Pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan lomba karate ini. Event ini akan mengasah kemampuan pelajar untuk menjadi calon atlet profesional. Kedepan juga pemerintah daerah akan mencoba membantu melalui dana, dan menunjuk OPD untuk menjadi bapak asuh,” inginnya.

Mantan kepala Bappeda itu berpesan, kepada para peserta bis abertanding sportif dan terbuka. Karena untuk menjadi juara sejati itu membutuhkan proses. Kepada dewan juri juga diharapkan selalu memberikan penilaian berdasarkan aturan yang berlaku.

“Junjung tinggi sportifitas, dan raihlah juara dengan cara yang benar, jujur dan adil tanpa harus menciderai olahrga,” tegasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *