Morosini Meninggal, Pertandingan Liga Italia Ditunda Sepekan

Morosini meninggal, Liga Italia ditunda sepekan / Pieranunzi Luciano (AFP - Getty Images)

Pescara, kahaba. Kabar duka datang dari perhelatan Liga Italia. Morosini, gelandang tim Serie B, Livorno yang juga mantan anggota Azzurri U-21 menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit. Seperti yang dilansir dari Nbcsports, FIGC mengumumkan penundaan seluruh pertandingan di italia selama sepekan berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Piermario Morosini, pria kelahiran Bergamo 5 Juli 1986 itu divonis menderita cardiac arrest (henti jantung mendadak) saat sedang bermain membela timnya menghadapi Pescara di lanjutan Serie B sabtu (14/4) sore ini waktu setempat. Laga itu dihentikan pada menit ke-31 usai Morosini tergeletak di lapangan tak sadarkan diri. Gelandang berusia 25 tahun itu tidak tertolong setelah mengalami serangan jantung mendadak di lapangan. Nyawanya tidak terselamatkan meski langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Berita menyedihkan ini membuat FIGC langsung mengumumkan penundaan seluruh pertandingan di Italia, beberapa menit usai Morosini dinyatakan meninggal oleh tim dokter. Selaku komite pengatur sepak bola Italia, FIGC langsung menunda pertandingan minggu ini sebagai tanda penghormatan kepada Morosini.

Morosini merupakan pemain jebolan akademi pemain muda Atalanta. Udinese merupakan klub pertama yang menggunakan jasanya di level tim senior pada 2005 lalu. Setelah sempat dipinjamkan ke Bologna dia kembali ke Udinese pada 2009. Dia kembali dipinjamkan ke beberapa klub seperti Reginna, Padova, Vicenza, dan sebelum sempat kembali dia meninggal saat dipinjamkan ke Livorno tahun ini.[BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *