oleh

Suriadi: Siswa Tidak Lulus Karena Tidak Ikut Ujian

-Kabar Bima-321 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs. Suriadi, M.Pd, mengatakan tidak lulusnya 14 orang siswa (baca: UN SMA, 14 Pelajar Kota Bima Tidak Lulus) bukan karena faktor tidak bisa mengisi soal ujian. Belasan orang tersebut memang diketahui tidak mengikuti rangkaian Ujian Nasional (UN).

ujian nasional
Ilustrasi

Menurutnya jika presentase kelulusan siswa dihitung dari jumlah peserta UN yang hadir dan mengikuti ujian, angka kelulusan Kota Bima sebenarnya adalah 100 persen. Akan tetapi karena 14 orang dari 3548 orang tidak hadir, maka persentase itu berkurang menjadi 99,06 persen.

Menurutnya, secara umum pelaksanaa UN di Kota Bima berjalan lancar hingga usai. Meski sempat terkendala penundaan jadwal hingga tiga kali dan kekurangan soal tetapi tidak mempengaruhi pelaksanaan UN. “Kendala itu dinilai bukan hanya dialami Kota Bima tetapi secara nasional,” jelasnya saat menghadiri acara perpisahan siswa SMK-PPN Bima, Sabtu (25/5) lalu.

Ia memastikan hasil UN tahun ini murni dari kemampuan siswa. Hal itu juga menepis adanya asumsi dan isu yang muncul seperti kebocoran soal, tersebarnya kunci jawaban dan intervensi pihak sekolah untuk membantu siswa. Jadi sangat mustahil tersebarnya kunci jawaban dengan pola 20 paket soal yang diterapkan.

“Saya pastikan hasil UN yang dicapai murni kemampuan siswa. Kalau ada berita mengenai bocornya kunci jawaban, itu semua bohong,” tegas Suriadi.

Pada kesempatan itu pihaknya berharap kepada semua sekolah bisa lebih matang mempersiapkan siswa dengan tantangan pola ujian yang diperkirakan mungkin akan berbeda lagi tahun depan. Apabila kompetensi siswa dibina dengan baik maka target kelulusan 100 persen tahun depan diyakini bisa dicapai. [BK]

Komentar

Kabar Terbaru