oleh

Bangunan Sekolah Rusak, Dikpora “Tutup” Mata

-Kabar Bima-0 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Fenomena sekolah rusak dan masih dipakai ternyata banyak terjadi di Kabupaten Bima. Seperti yang terjadi di SD Negeri di Dusun Kananta, Desa Sowa, Kecamatan Soromandi. Kendati bangunan sekolah sudah tidak layak, tetap masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Padahal sekolah itu sebagian dindingnya hampir roboh, tiang sudah retak, lantainya sudah rusak dan bercampur tanah, serta kayu penyangga atap mulai keropos.

Ilustrasi
Ilustrasi

Ironinya, ruang kelas itu tetap digunakan untuk pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Siswa tetap harus berjuang di bawah ancaman kondisi bangunan yang mengkhawatirkan itu.

.’’Kondisi semua ruang kelas memang memprihatinkan. KBM juga dilaksanakan di ruangan yang ada,’’ ujar Kepala Sekolah Setempat, H Yasin S.Pd kepada wartawan, Kamis (13/02/14).

Dia mengaku, kondisi bangunan gedung sekolah selama dibangun puluhan tahun yang lalu, hanya sekali mendapatkan rehabilitasi. Rehab terakhir dilakukan tahun 2013. Itu pun perbaikan satu lokal dengan anggaran sebesar Rp 50 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Setelah itu hingga sekarang, sekolah tersebut tidak pernah mendapatkan bantuan rehab, meski bantuan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima sangat dibutuhkan.
’’Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena ternyata sejak dulu, sekolah itu belum mendapat perhatian dari pemerintah,”terangnya.

Dia menambahkan, tiga tahun terakhir ini pihaknya selalu mendapatkan informasi bantuan DAK. Namun, kenyataannya tidak kunjung realisasi. Padahal sekolah tersebut, kata dia, cukup mengerikan.  ’’Kami tidak tahu ada apa di balik ini, tetapi yang pasti kondisi sekolah kami sangat mengerikan,” keluhnya.  * SYARIF

Komentar

Kabar Terbaru