oleh

Pemkot Bima Raih Penghargaan Kota Bebas Malaria

-Kabar Bima-2 kali dibaca

Kota Bima – Kahaba.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bima baru – baru ini mendapatkan Sertifikat Bebas (eliminasi) Malaria dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Kota yang dianggap berhasil menurunkan angka kesakitan malaria.

Ilustrasi
Ilustrasi

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, dr. Agus Dwi Pitono MARs penghargaan tersebut diberikan setelah selama delapan tahun melaksanakan kegiatan dan upaya untuk menurunkan angka kesakitan malaria. “Kota Bima dianggap berhasil melaksanakan kegiatan itu dengan baik,” ujarnya, Rabu (14/5).

Kegiatan yang dimaksud seperti pemberantasan sarang nyamuk, klambunisasi, penggunaan obat dengan artesunat, partisipasi masyarakat, pemerintah di tingkat Kelurahan dan kader dalam menemukan penderita baru. “Yang paling penting itu, dengan program secara terus menerus, kita bebas malaria Dari 259 Kota seluruh Indonesia,” sebutnya.

Kata Agus, Pemkot Bima memulai kegiatan dan program tersebut dari Tahun 2007. Saat itu angka malaria, mencapai 62 Persen. Dan sekarang, dengan eliminasi malaria, turun menjadi 0,015 persen. “Sudah tidak ada penderita malaria,” tegasnya.

Ia menjelaskan, malaria itu penyakit parasit yang dibawa oleh nyamuk dan menyerang tubuh manusia. Melalui plamodium, gigitan masuk ke tubuh manusia, kemudian menyebabkan sel darah merah pecah. Dampaknya, menyebabkan panas dan menggigil, kemudian mengalami kekurangan darah. “Yang berbahaya itu jika menyerang otak dan ginjal,” tuturnya.

Agus menambahkan, prestasi yang diraih tersebut menjadi atensi untuk bisa terus bertahan. Yang penting untuk dilakukan yakni menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta menjaga sanitisi. (BIN)

Komentar

Kabar Terbaru