oleh

Kakek Yamin Desak Polisi Tangkap Pelaku Penembakan

-Kabar Bima-3 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kondisi luka Kanit Intelkam Polres Bima Kabupaten, Bripka M. Yamin yang “dihujani” peluru, dinilai pihak keluarganya sebagai aksi sadis dan tak punya rasa kemanusiaan. Pihak keluarga pun mendesak polisi untuk segera menangkap semua pelaku penembakan tersebut.

Ilustrasi
Ilustrasi

Kepala Desa Leu Kecamatan Bolo yang juga kakek korban, M. Taufik mengaku sangat terpukul atas kematian cucunya itu. “Selama ini Yamin dikenal sangat baik dan pandai berkomunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Sepengetahuannya, selama ini korban tidak punya musuh, apalagi memiliki masalah dengan orang lain. Karena perangai yang baik, cucunya itu disenangi banyak orang. Jadi, saat mendengar kabar meninggalnya Yamin, ia kaget dan seolah tak percaya.

“Saya kaget saat dapat informasi dari perawat rumah sakit bahwa cucu saya meninggal ditembak,” tuturnya.

Tufik mengaku, setelah ditembak korban sempat dilarikan ke Puskemas Bolo. Diangkat dan dibawa ke Puskesmas ikut dibantu oleh salah satu Babinsa Desa Leu. Namun kondisi korban sudah tak bernyawa. Beberapa saat kemudian, korban dibawa ke RSUD Bima.

Atas peristiwa yang menimpa cucunya itu, ia mendesak polisi segera mengusut tuntas pelaku penembakan tersebut. Dia berharap, perbuatan sadis pelaku dapat dibalas setimpal dengan pertanggung jawaban di depan hukum. “Pelakunya harus segera ditangkap dan dihukum berat,” tegasnya.

Rostiana (31), keluarga korban juga berharap yang sama. Polisi bisa bekerja cepat mengusut tuntas kasus itu. “Istri dan dua anak korban saat ini sedang di Ambon, karena sebelum ke Bima korban bertugas di Kupang,” tambahnya.

*ERDE/DEDY

Komentar

Kabar Terbaru