oleh

Walikota Bima Terima Kunjungan Kedubes AS

-Kabar Bima-0 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin, Selasa (19/8) menerima tamu dari perwakilan Kedubes Amerika Serika, Andrew Cowell, Ivy Christine, Patrick Kinney dan Iwan Maskun.

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin
Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin

Plt. Kabag Humas dan Protokol, Ihya Ghazali, S.Sos mengatakan, pertemuan tersbeut membahas berbagai permasalahan yang terkait dengan bencana nasional.

Kata dia, Andrew Cowell saat menyampaikan bahwa tujuan kunjungan yakni membantu pemerintah lokal (Gubernur/Bupati dan Walikota) untuk penanganan bencana nasional.

Diagendakan pula kedatangan mereka kali ini juga ingin bertemu dengan instansi terkait. Dengan harapan bisa mendapatkan penjelasan menganai dampak atau resiko bencana yang terjadi di Kota Bima, pelatihan yang telah dilaksanakan dan yang belum dilaksanakan serta sarana dan prasarana yang digunakan baik yang telah tersedia maupun yang belum tersedia.

Dijelaskannya, kedatangan ini menjadi kunjuangan awal dari survei yang akan dilaksanakan pada 25-27 September mendatang. Dalam jangka waktu satu atau dua bulan setelah survey, perwakilan Kedubes AS akan kembali sekaligus membawa buku tentang hasil survei yang telah dilakukan.

Dijanjikan pula oleh Andrew, hasil survei tersebut akan dibuatkan pemetaan tentang wilayah Kota Bima yang rentan bencana serta rekomendasi langkah penanganan yang bisa dilakukan.

Walikota Bima, HM Qurais H Abidin, dengan penuh antusias menyampaikan sekelumit kondisi Kota Bima kepada perwakilan Kedubes AS. Disampaikannya bahwa pada saat ini di Kota Bima khusus untuk penanganan bencana telah mampu menangani dengan baik di bawah kendali BPBD Kota Bima. Demikian pula dengan pelatihan yang dilaksanakan.

Dijelaskannya beberapa kendala yang dihadapi adalah komunikasi dengan berbagai pihak terkait diantaranya SAR. Seperti halnya pada kejadian kemarin yakni tenggelamnya kapal di perairan Bima tepatnya di sebelah utara gunung Sangiang.

*BIN/HUM

Komentar

Kabar Terbaru