Data BPBD, Banjir di Empat Kelurahan Dua Meter

Kabar Bima31 Dilihat

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, MM mengaku banjir yang melanda tujuh Kelurahan di Kota Bima Bima Sabtu (14/2) ketinggiannya dari 70 cm hingga 2 meter. (Baca. Banjir Lagi, Sejumlah Kelurahan Direndam)

Kepala BPBD Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, MM. Foto: Bin
Kepala BPBD Kota Bima Drs. H. Fakhrunraji, MM. Foto: Bin

“Dari enam Kelurahan masing-masing Penanae, Penaraga, Penatoi, Lewirato, Mande, Paruga dan Melayu. Yang ketinggiannya diatas 70 cm sampai dua meter itu di Penanae, Penaraga, Penatoi, Mande,” sebutnya, Senin (16/2).



Untung saja, kata dia, musibah kali ini tidak ada rumah yang terbawa arus. Hanya beberapa rumah yang rusak pada bagian belakang karena dihantam arus. “Ada dua hingga tiga rumah di Kelurahan Penaraga yang rusak, demikian pula dibeberapa Kelurahan lain,” katanya.

Baca:   Di Penaraga, Dewan Dihujani Kritik Seputar Masalah Banjir

Dampak lain, sambungnya, infrastruktur dan lahan pertanian yang ada disepanjang sungai Ntobo, Kendo dan Penanae. “Kami belum bisa bilang berapa ratus hektar. Kami masih butuh koordinasi dengan Dinas Pertanian, apakah akan gagal panen atau tidak,” ujarnya.

Mengenai bantuan tanggap darurat, diakuinya sudah didrop malam itu juga. Kecuali di Kelurahan Penaraga, karena masih identifikasi dari laporan Lurah.

Baca:   BPBD: Ada Lima Titik Api di Kabupaten Bima

“Untuk Penanae, Mande dan Penatoi, sudah kita alokasikan malam banjir itu juga, bantuan paket Sembako,” tuturnya.

Selain itu, Pemerintah juga membantu meringankan beban masyarakat dengan melakukan penyedotan pada titik air yang tergenang, dan membersihkan rumah warga yang tergenang lumpur juga dikerahkan Armada. “Sampai saat ini masih dilakukan pembersihan,” terangnya.

*Bin


Komentar