oleh

Lagi, Komunitas Pramuka Salurkan Bantuan Korban Banjir

-Kabar Bima-0 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Komunitas Pramuka Peduli Kabupaten Bima kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat Kecamatan Sape yang menjadi korban banjir bandang. Bantuan yang diserahkan kali ini berupa fasilitas MCK.

Pramuka Peduli saat menyerahkan bantuan
Pramuka Peduli saat menyerahkan bantuan

Selain itu, Komunitas Pramuka juga menggalang dana untuk menyantuni keluarga yatim piatu yang juga menjadi korban banjir bandang.

“Ada beberapa warga yang MCK nya rusak total, MCK nya kebawa arus dan tertimbun lumpur sehingga tidak dapat digunakan lagi,” kata Kepala Dusun Tambe Desa Rai Oi, Tasrif kepada Komunitas Pramuka Peduli.

Koordinator Pramuka Peduli, Arief Rachman mengatakan, atas permintaan Kadus Tambe dan warga pihaknya menyetujui untuk merenovasi 8 MCK warga yang rusak diterjang banjir.

Kasubag Program dan Pelaporan Dishubkominfo Kabupaten Bima ini mengaku, bersama para pembina Komunitas Pramuka Peduli sudah mendirikan posko Komunitas Pramuka Peduli di Desa Nae dan masih menggalang dana untuk korban.

“Nah, sekiranya ada yang ingin berbagi kasih silahkan menghubungi posko,” kata Arief.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian, Komunitas Pramuka Peduli Sape, bersama pramuka gugus depan SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMPN 1 Sape dan SDN Inpres 2 Naru turun kejalan dan  ke gudep – gudep sekolah menggalang bantuan kemanusiaan untuk menyantuni keluarga yatim piatu korban banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Rumah satu – satunya peninggalan orangtua mereka ikut roboh diterjang banjir bandang. Saat ini Arjun, anak yatim piatu tinggal di dalam kios milik kakak sepupunya,” kata Koordinator Satgas Posko Komunitas Pramuka Peduli Kecamatan Sape, Aidin.

Aidin mengaku, bantuan yang terkumpul cukup banyak. Seperti paket sembako (beras, mie, minya kelapa, gula pasir, susu bendera dan Susu Balita), ada juga paket peralatan mandi (sampo, sabu­n mandi, sikat gigi), paket bumbu dapur, dan uang.

“Bantuan ini langsung kami serahkan kepada anak yatim piatu dan kami juga menyertakan uang sebesar Rp. 500.000,” jelas Aidin.

*Ady

Komentar

Kabar Terbaru