Dinda: PNS Jangan Kuatir Soal Mutasi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri berpesan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kabupaten Bima tidak kuatir soal mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Apalagi, tidak fokus bekerja hanya karena memikirkan balas dendam politik sebagai imbas Pilkada kemarin.

Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri saat menyampaikan sambutan pada acara syukuran. Foto: Deno

Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri saat menyampaikan sambutan pada acara syukuran. Foto: Deno

“Khusus untuk PNS tidak perlu heboh dengan balas dendam politik karena itu tidak akan terjadi. Kami juga baru bisa menggelar mutasi setelah enam bulan memimpin,” kata Bupati Bima saat acara syukuran di kediamannya, Kamis (18/2) sore tadi. (Baca. Dahlan Bertekad Bangun Budaya Malu)

Mantan Pimpinan DPRD Kabupaten Bima ini mengingatkan kepada PNS agar bisa bekerja dengan baik, fokus melayani masyarakat dan mendukung tugas Kepala Daerah melalui SKPD masing-masing.

“Perbedaan kemarin tidak perlu diungkit lagi, mari kita bekerja melayani masyarakat untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Bima tercinta ini,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan.

Bupati Bima juga berharap kepada Sekda sebagai nahkoda birokrasi agar bisa memberi semangat dan mengarahkan semua pegawai untuk secara totalitas mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Mari kita dukung bersama program ke depan. Tidak ada kata menunggu karena usai sertijab besok kita mulai bekerja. Kami ikhtiarkan jiwa dan tenaga untuk menjadi pelayan bagi Kabupaten Bima,” terangnya.

Sementara kepada para pejuangnya, Dinda meminta agar tidak melakukan euforia berlebihan atas kemenangan yang diraih. Serta menjaga bersama amanah dan kesucian kebesaran seragam putih yang dikenakannya sebagai Kepala Daerah.

“Kami sengaja kenakan seragam putih saat pelantikan ini, sebagai pesan agar masyarakat bisa menjaga kesuciannya. Jangan kita nodai dan mari memberikan yang terbaik untuk daerah,” ajaknya.

*Ady

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *