oleh

Pejabat Nonton DA3 itu Pakai SPPD

-Kabar Bima-0 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Pejabat Pemkot Bima yang hadir menonton Dangdut Academy 3 (DA3) Indosiar, Senin (7/3) juga menjadi sorotan anggota DPRD Kota Bima. Hadir menonton Kompetisi Dangdut itu tidak bisa dilepas dari uang SPPD Diklat (Sebelumnya ditulis Studi Banding). (Baca. Agenda Studi Banding, Banyak Pejabat Malah Nonton DA3)

Anggota DPRD Kota Bima Nazamudin. Foto: Bin
Anggota DPRD Kota Bima Nazamudin. Foto: Bin

Sebab, menurut Anggota DPRD Kota Bima Nazamudin, penggunaan SPPD terhitung dari keberangkatan menuju Jatinangor Subang Bandung, mulai hari senin sampai pada hari Jumat pekan ini.

“Mau pejabat berangkat hari Minggu atau hari Senin. Tapi yang jelas saat Badan Musyawarah (Banmus) Sekda telah menyampaikan jadwal kegiatan Revolusi Mental di Jatinangor itu mulai hari Senin – Jumat,” ungkapnya, Selasa (8/3).

Tapi yang menjadi pertanyaan, kata dia, sesuai jadwal yang ditetapkan, hari Senin Pejabat justeru berada di Studio 5 Indosiar, bukannya berada di Jatinangor. Artinya, SPPD Diklat juga digunakan untuk berangkat menuju Studio 5 Indosiar.

Mestinya, menurut Duta PKPI tersebut, anggaran itu dipergunakan dengan sebaik baiknya untuk agenda Pokok kegiatan, bukan untuk euforia. Karena dari kegiatan Revolusi Mental tersebut, muncul harapan semoga pejabat bisa meningkatkan pelayanan publik.

Kata dia, pihaknya tidak membatasi dukungan perjabat terhadap kontestan DA3 asal Kabupaten Bima, sebagai warga daerah mendukung merupakan hal yang wajar. Tapi, mendukung bukan berarti harus hadir di Studio 5 Indosiar, dari rumah dengan SMS sebanyak banyaknya juga bentuk dukungan yang ril.

“Untuk itu, kami berharap aparatur memberi contoh yang baik. Karena SPPD tersebut merupakan uang rakyat yang harus digunakan sebaik baiknya sesuai kegiatan,” tuturnya.

*Bin

Komentar

Kabar Terbaru