Pemkot Bima Bantu Pembangunan Masjid Nitu

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota H. Arahman H. Abidin bersama sejumlah pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima melaksanakan sholat Jumat di Masjid Baiturrahman Kelurahan Nitu. Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga menyerahkan bantuan stimulan pembangunan Masjid dari Pemerintah Kota Bima kepada Lurah serta pengurus masjid.

Wakil Walikota Bima saat menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Nitu. Foto: Hum

Wakil Walikota Bima saat menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Nitu. Foto: Hum

Wakil Walikota mengingatkan, bantuan ini hanya bersifat stimulan untuk memotivasi masyarakat agar semua berkontribusi dalam penyelesaian masjid ini. Selain dana stimulan pembangunan Masjid, Wakil Walikota juga menyerahkan bantuan berupa Al-Quran.

“Tahun depan akan kembali kita anggarkan untuk membantu penyelesaian masjid agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya melalui siaran Pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali.

Dirinya mengajak untuk menyukseskan program Maghrib Mengaji. Berharap Masjid serta Musholla di Kelurahan Nitu juga tidak sepi dari lantunan ayat suci Al-Quran. Apalagi tahun ini Nitu berhasil menjadi juara umum pada MTQ Tingkat Kecamatan Raba.

Wakil Walikota juga memanfaatkan kesempatan silaturahim tersebut untuk menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, kelestarian lingkungan, serta memperkuat kesetiakawanan sosial.

“Jika ada warga yang sakit atau mengalami kesulitan, maka harus saling tolong menolong. Jika tidak mampu dibantu oleh tetangga, laporkanlah kepada RT/RW maupun Lurah. Jika tidak mampu ditangani oleh jajaran kelurahan, dinas terkait akan turun tangan. Bangun solidaritas dan perkuat kontrol sosial,” pesannya.

Pada akhir arahannya, orang nomor dua di Kota Bima itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Nitu yang secara gotong royong telah berhasil membebaskan lahan seluas 2 hektar untuk dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau dan tempat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

“Pemerintah hanya membantu sedikit, selebihnya masyarakat Nitu melakukannya secara swadaya. Ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain,” tambahnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *