Mori Hanafi Reses di Ambalawi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Provinsi NTB, H. Mori Hanafi menggelar kegiatan reses di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi, Minggu (12/6). Kegiatan serap aspirasi tersebut digelar di Kantor Camat Ambalawi.

H. Mori Hanafi memberikan mesin genset kepada masyarakat. Foto: Eric

H. Mori Hanafi memberikan mesin genset kepada masyarakat. Foto: Eric

Camat Ambalawi Aidin saat sambutan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituen, sekaligus melihat kondisi masyarakat. Aidin juga turut menyampaikan aspirasi agar jalan Kelurahan Kolo Kota Bima sampai Desa Nipa Kecamatan Ambalawi dihotmik.

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta agar di kecamatan Ambalawi dibangun tambah tower seluler, agar komunikasi masyarakat umum berjalan lancar.

“Mewakili aspirasi masyarakat, kami meminta kepada bapak anggota dewan agar memperjuangkan kebutuhan tersebut,” harapnya.

Burhan, mantan Kades Nipa mengatakan, tahun 2013 lalu di Desanya akan dibangun cek DAM Mbelu. Tapi hingga saat ini rencana tersebut tak kunjung direalisasi. Untuk itu pihaknya memohon agar Mori Hanafi memperjuangkannya.

Sementara itu, Mori Hanafi secara tegas siap untuk mengakomodir dan memfasilitasi segala keinginan dan kebutuhan masyarakat. Sehingga bisa di bantu di tahun anggaran perubahan, maupun pada anggaran APBD murni tahun 2017.

“Saya siap memperjuangkan aspirasi tersebut, demi mensejahterakan masyarakat dalam membangun daerah yang sejahtera dan adil,” janjinya.

Mengenai rencana pembangunan tower seluler dan serta hotmik jalan, juga akan diperjuangkan dalam dalam waktu dekat. Karena sebagai Wakil Ketua DPRD, dia mempunyai kekuatan untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Terkait pembangunan cek DAM Mbelu, bentuknya seperti bantuan dari pusat, namun akan dilakukan penelusuran dan koordinasi dengan anggota dewan lainnya yang membidangi pembangunan dan infrastruktur.

“Saya akan telusuri, siapa yang mengerjakan proyek tersebut,” tegasnya.

Selama dua periode menjabat, dirinya telah menurunkan bantuan berupa mesin ketinting, traktor buat petani. Kemudian cool boks, genset sebagai kebutuhan nelayan juga telah diberikan, serta masyarakat ekonomi kecil telah dibantu melalui dana kelompok usaha bersama (KUBE).

*Eric

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *