oleh

Mutasi Perawat Sri di Oi Fo’o karena Kebutuhan

-Kabar Bima-0 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Langkah Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima mengambil kebijakan mutasi Perawat Sri Wahyuningsih (36), di Pustu Kelurahan Oi Foo disetujui oleh DPRD Kota Bima. Sri yang menjadi korban penganiayaan oleh oknum Bidan LL, dipindahkan karena semata – mata kebutuhan tenaga di Oi Fo’o. (Baca. Ogah Cabut Laporan, Perawat Korban Aniaya Dimutasi)

Wakil Ketua Pansus LKPJ Anggaran 2015, M. Irfan. Foto: Bin
Wakil Ketua Pansus LKPJ Anggaran 2015, M. Irfan. Foto: Bin

Anggota DPRD Kota Bima, M. Irfan mengatakan, berdasarkan hasil klarifikasi Dewan terhadap pihak Dikes Kota Bima beberapa waktu lalu, alasan Dikes mutasi Sri karena murni karena kebutuhan organisasi. (Baca. Dianiaya Oknum Bidan, Perawat Masuk RSUD)

“Tidak ada kepentingan apa – apa dari mutasi tersebut. Sri dimutasi di Pustu Oi Fo’o, dan LL di Pustu Kecamatan Rasanae Barat, murni untuk pemenuhan tenaga kesehatan,” ujarnya, Selasa (14/6).

Diakuinya, mutasi tersebut murni hak Eksekutif, guna pemenuhan kebutuhan pelayanan kepada masyarakat. Bukan karena kaitan Sri yang enggan mencabut laporan penganiayaan di Kepolisian.

“Saling memaafkan sudah dilakukan keluarga kedua belah pihak. Mengenai tidak dicabutnya laporan penganiayaan itu sah-sah saja, karena merupakan hak warga negara,” katanya.

Sambung Duta PKB itu, kasus penganiayaan yang menimpa Sri telah diproses hukum. Apabila sudah ada keputusan inkrah dari Pengadilan, dan LL dinyatakan bersalah maka Dikes harus mengevaluasi dan menindak tegas LL berdasarkan aturan.

*Eric

Komentar

Kabar Terbaru