24 Tenaga Kesehatan Ikuti Pelatihan Kerja Luar Negeri

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebanyak 24 tenaga kesehatan terdiri dari 16 bidan dan 8 orang perawat, mengikuti acara Pelepasan Peserta Pelatihan Tenaga Perempuan  ke Luar Negeri Bidang Kesehatan Kabupaten Bima Tahun 2016 di Pendopo Wakil Bupati Bima, Sabtu (19/6).

Pelepasan Tenaga Kesehatan untuk Kerja Luar Negeri. Foto: Hum

Pelepasan Tenaga Kesehatan untuk Kerja Luar Negeri. Foto: Hum

Para Peserta pelatihan yang berasal dari Program Wanita Indonesia Hebat dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, Kepala BPPKB, Kepala BLH Kabupaten Bima, Camat Woha dan Kabid Pemberdayaan Perempuan BPPKB dan para pendamping dari STIKES Yahya.

Dahlan mengatakan, peserta yang dilepas merupakan angkatan pertama, maka harus menjadi teladan dan memberikan yang terbaik, agar angkatan berikutnya mendapatkan kesempatan yang sama.

Peserta yang bernaung dalam Program Indonesia hebat membawa nama negara, oleh karena itu para peserta pelatihan diharapkan nanti akan menjaga citra dan nama baik daerah dan bangsa.

“Peserta adalah duta dari bangsa Indonesia yang diharapkan tidak hanya akan membawa pulang devisa dan menjadi pahlawan devisa, tetapi juga pada saatnya nanti menjadi duta bagi bangsa Indonesia dan mempromosikan hal-hal baik yang ada di Indonesia kepada masyarakat di luar negeri,” terangnya.

Setelah bekerja, peserta diharapkan dapat terus menjalin komunikasi intensif dengan keluarga. Hal ini kata wakil Bupati amat penting agar pemerintah dan keluarga mengetahui perkembangan yang dihadapi tenaga kerja.

Dahlan menambahkan, menjadi tenaga kerja terampil di luar negeri merupakan kesempatan berharga. Karena itu manfaatkan kesempatan pertama ini dengan fokus bekerja dan melaksanakan tugas secara profesional.

“Dari ribuan tenaga bidan dan perawat yang ada, saudari berkesempatan untuk memanfaatkan peluang tersebut.  Tenaga kerja di bidang kesehatan lebih istimewa dan berbeda dengan tenaga kerja rumah tangga. Artinya daya saing tenaga kerja sudah bagus, dan oleh karena itu potensi strategis tenaga kerja di bidang kesehatan ini perlu kita tingkatkan,” harap Wabup.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati menandaskan, berkaitan dengan penempatan tenaga kerja di luar negeri, pemerintah daerah akan tetap memantau akar tidak salah urus dan merugikan tenaga kerja tersebut.

Sebelumnya kepala BPPKB Kabupaten Bima H. Arifuddin dalam laporannya mengatakan bahwa 24 peserta ini berasal dari  kecamatan Monta, Bolo, Woha, Belo, Donggo, Bolo, Langgudu dan Kota Bima. Para peserta akan mengikuti pelatihan selama 90 hari dari tanggal 19 Juni – 16 September 2016 di Mataram.

“Materi yang diajarkan mencakup aspek kedisiplinan, etika dan pengetahuan sosial budaya di di negara tujuan.  Sehingga nantinya peserta dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja tersebut,” kata Arifudin.

*Bin/Hum

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *