Digerogoti Tumor Ganas, Mata Ade Setiawan Nyaris Buta

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sungguh memilukan nasib Ade Setiawan, warga asal Desa Roi Kecamatan Palibelo. Remaja berusia 17 tahun ini sudah dua tahun terakhir melawan tumor ganas extradera yang menggerogoti bagian muka dan matanya.

Kondisi Mata Ade Setiawan. Foto: Muchtar Mbozo (Facebook)

Kondisi Mata Ade Setiawan. Foto: Muchtar Mbozo (Facebook)

Kondisi kesehatan pelajar Kelas 2 SMK Negeri 2 Kota Bima ini kian memburuk karena keterbatasan biaya untuk pengobatan lebih lanjut. Ade hanya bisa terbaring lemah di rumahnya. Ia pasrah menunggu nasib dan belah kasih dari para dermawan untuk membantunya.

Secara materi, Ade berasal dari keluarga miskin dan serba kekurangan. Ia bertahun-tahun tinggal dan dibesarkan Neneknya Hawsah (63). Sepeninggal Ayahnya 3 tahun lalu. Sementara kasih sayang dan perhatian dari Sang Ibu juga tak lagi didapat karena telah merantau di Jakarta.

Kesehariannya, Hawsah berjuang sendiri merawat cucu tercinta dan mengumpulkan uang untuk biaya pengobatannya. Ia hanya menggantungkan harapan dari kios kecil-kecilan di teras rumahnya RT 04 RW 02, Dusun I.

Berbagai upaya memang telah ditempuh Hawsah dan pihak keluarga untuk kesembuhan Ade. Diantaranya, sudah 4 kali merujuk Ade ke RS Sanglah Denpasar-Bali dan sudah sekali pernah dioperasi.

Namun, lantaran tak didukung biaya untuk berobat lanjut. Kondisi Ade kemudian tak tertangani secara medis sehingga kian memburuk. Tumor di wajah Ade makin membesar dan nyaris menutupi wajah. Bahkan, kedua matanya terancam buta bila tak segera ditangani.

Informasi dari pihak keluarga, seminggu terakhir kondisi Ade terus memburuk. Asupan makan sebagai sumber tenaga berkurang, karena tenggorokannya mengalami pembengkakan dan sakit.

Informasi tentang kondisi Ade akhirnya diposting salah seorang pengguna sosial media dan mengundang simpati banyak pihak. Dukungan dari berbagai pihak pun bermunculan.

Dalam beberapa hari terakhir, berbagai pihak terus mengupayakan bantuan untuk Ade. Ada yang menggalang dana dan ada juga yang melihat langsung Ade di kediamannya. Berkat perhatian dari para dermawan, Ade kembali dirawat di RSUD Bima sebelum akhirnya diterbangkan ke RS Sanglah Denpasar pada Kamis (23/6) siang.

“Ade diterbangkan ke RS Sanglah didampingi pihak keluarga, tenaga medis dan pendamping dari lembaga pemerhati,” kata perwakilan keluarga, Lilys saat dihubungi wartawan.

Pihak keluarga berharap, para dermawan yang diberik kelebihan rejeki dapat mengulurkan tangan di bulan puasa ini untuk membantu tambahan biaya pengobatan Ade. Yakni dapat memberikan langsung ke nenek Ade Setiawan pada Alamat yg tercantum di atas, atau lewat Dompet Peduli Ade Setiawan, melalui  Rek. 0079-01-054899-50-1 BRI. A/N ROI JS SAPUTRA. Sedangkan untuk konfirmasinya dapat menghubungi kontak 085238475392.

*Ady

 

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *