Soal Tower, Kasi Pembangunan Merasa ‘Dikadalin’ Lurah Sarae

Kota Bima, Kahaba.- Sikap Lurah Sarae yang mengambil kebijakan sendiri pada proyek pembangunan Tower telekomunikasi, membuat Kasi Pembangunan Kelurahan Sarae Nursin, geram. Bagimana tidak, dirinya selaku Kasi tidak pernah dilibatkan untuk urusan Tower tersebut, padahal setiap program pembangunan di Kelurahan Sarae, juga harus dikoordinasikan dengan dirinya.

Pertemuan warga dengan Lurah dan  soal Pembangunan Tower. Foto: Eric

Pertemuan warga dengan Lurah dan soal Pembangunan Tower. Foto: Eric

“Lurah Sarae Iskandar itu bertindak secara individu, bukan secara kelembagaan. Itu dibuktikan dengan tidak menggelar rapat koordinasi terkait pembangunan tower dengan kami. Tidak hanya itu, Lurah juga tidak mengajak warga sekitar pembangunan untuk musyawarah, apakah menerima atau tidak dengan pembangunan tersebut,” sorot Nursin, Kamis (23/6).

Nursin menduga, Lurah Sarae terlibat banyak dengan memuluskan kehadiran pembangunan Tower telekomunikasi tersebut. Buktinya, Lurah Sarae telah menandatangani rekomendasi persetujuan seorang diri, tanpa melibatkan pihak Kelurahan dan warga masyarakat.

“Apa mungkin Lurah hanya sebagai pihak yang mengetahui saja. Padahal sudah tertera dengan jelas dokumen yang diserahkan pihak kontraktor, Lurah Sarae menandatangani langsung rekomendasi izin pembangunan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Nursin merasa dikadalin dan tidak dihargai oleh Lurah Sarae. Karena tidak pernah dilibatkan dalam proyek pembangunan Tower. Padahal dirinya juga punya andil untuk mengetahui keberadaan Tower tersebut.

“Jadi percuma ada Kasi dan bidang, jika Lurah ambil keputusan sendiri tanpa melibatkan bawahan dan juga masyarakat,” sesalnya.

Sementara itu, Lurah Sarae Iskandar yang dicoba dihubungi via seluler dan sms, hingga berita ini dinaikkan belum ada tanggapan dan balasan.

*Eric

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *