oleh

Pengelola BKB Desa Talabiu Dinilai Tim Pusat

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rombongan Tim Penilai Lomba Pengelola Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Holistik Integratif (HI) Tingkat Nasional melakukan tahapan verifikasi lapangan. Rombongan diterima secara resmi Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, Kamis (23/6) di Aula kantor Bupati Bima.

Acara penilaian Pengelola BKB Desa Talabiu oleh Tim Pusat. Foto: Hum
Acara penilaian Pengelola BKB Desa Talabiu oleh Tim Pusat. Foto: Hum

Wakil Bupati Bima dalam pengantarnya mengatakan di era globalisasi dan era reformasi, semua tatanan kehidupan berubah dan berdampak dalam pergaulan remaja termasuk masalah obat-obatan.

Generasi muda di Kabupaten Bima saat ini seperti berada di daerah lainnya, menghadapi tantangan yang luar biasa.  Namun demikian tantangan tersebut akan dihadapi secara bersama sama oleh pemerintah daerah dan semua Tim Penggerak PKK.

“Pada prinsipnya, pemerintahan baru di bawah nahkoda Indah – Dahlan ingin mengubah manusia lama ke manusia baru, dalam pengertian bagaimana mengubah pola pikir pola sikap dan karakter agar mampu menghadapi semua tantangan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya memulai dengan visi melakukan penataan melalui sejumlah program strategis pembangunan agar masyarakat kembali ke jatidiri.

Dahlan dalam pengantar penerimaan Tim Penilai memberikan apresiasi atas kehadiran tim. Atas nama Pemerintah Daerah, dirinya menyambut gembira dan merasa bangga atas kehadiran Tim yang melakukan penelitian langsung kegiatan di Desa Talabiu dan  harapan terbesar bagi pemerintah daerah dan masyarakat adalah keberhasilan meraih juara.

Pada kesempatan tersebut, Tim Penilai yang diwakili Ahmad Taufik dalam pemaparannya mengatakan, kelompok BKB Desa Talabiu di Kabupaten Bima merupakan salah satu dari 6 daerah yang pada tahun 2016 dinilai oleh Tim di tingkat Nasional.

Dari 6 daerah ini, 3 Kabupaten dan Kota di wilayah Barat termasuk BKB Kabupaten Bima dan 3 daerah di wilayah Timur Indonesia. Nantinya akan dilakukan penobatan sebagai kelompok BKB teladan pada Hari Keluarga yang akan berlangsung pada bulan Juli 2016 di provinsi Nusa Tenggara Timur dan mudah- mudahan Kabupaten Bima mendapatkan predikat juara,” jelasnya.

Ahmad menambahkan, aspek yang dinilai mencakup komitmen seluruh aparatur baik ditingkat Provinsi, Kabupaten hingga di desa dan sejauh mana aparatur mendukung dan membina kelompok BKB di masyarakat. Demikian halnya pada segi aparatur, Tim akan menilai bagaimana para petugas lapangan KB, dan penilik pendidikan membina kelompok kelompok tersebut.

Selain dari aspek aparatur Tim juga akan menilai kelompok masyarakat, baik anggotaan, aktivitas maupun manfaat yang dirasakan oleh masyarakat terhadap keberadaan kelompok dan bagaimana nilai-nilai yang ada dijabarkan dan diterapkan di dalam kehidupan keluarga.

Oleh karena itu Ahmad menghimbau agar pengelola BKB memberikan informasi  sebanyak-banyaknya dan memberikan data yang kongkrit agar penilaian menjadi lengkap.

*Bin/Hum

Komentar

Kabar Terbaru