Salah Diagnosa, Ernawati Terbaring Lemas

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ernawati (22) warga Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima kini terbaling lemas dan terus menahan rasa sakit dibagian perutnya, akibat mengalami penyakit Lambung. Erna kini menderita dan di ruang rawat inap Zaitun C RSUD Bima, akibat salah mengkonsumsi obat yang awalnya diberikan Dokter di Jakarta.

Ernawati terbaring lemah di RSUD Bima. Foto: Noval

Ernawati terbaring lemah di RSUD Bima. Foto: Noval

Menurut Nining Nurhayati, keponakannya itu mulai merasakan sakit dibagian perutnya sejak dua bulan lalu. Saat itu, Ernawati berada ditempat penampungan di Jakarta, karena tengah mengikuti pelatihan menjadi TKW Taiwan.

”Karena merasakan sakit, saat itu Erna diantar temannya ke Dokter di Jakarta,” ujarnya di RSUD Bima, Minggu (26/6) malam.

Dari cerita Ernawati kata Nining, hasil pemeriksaan Dokter tersebut menyebutkan Ernawati mengalami penyakit Tumor Ganas. Dokter itu pun memberinya obat Tumor. Semakin Erna mengkonsumsi obat Tumor yang diberikan Dokter, semakin Erna merasa sakit pada bagian perutnya.

”Tapi sayang, Erna tidak tahu siapa nama Dokter yang mengdiaknosanya itu,” katanya mengutip cerita keponakanya.

Sekitar sepekan mengkonsumsi obat Tumor dan penyakitnya bertambah parah, Erna pun dilarikan ke RS Siloam Jakarta, oleh keluarga untuk mendapatkan perawatan medis. Di RS Siloam, Erna di diaknosa mengalami penyakit Lambung.

”Erna dirawat selama empat hari di RS Siloam dan dibawa pulang ke Bima,” ungkapnya.

Tiba di Bima sekitar satu jam, pihaknya langsung membawa Erna ke RSUD Bima untuk dirawat secara intensif.

”Kalau malam hari seperti ini, Erna sangat menderita,” tuturnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Bima mau membuka mata hatinya untuk membantu Erna. Walau bagaimanapun, Erna adalah salah satu warga Kabupaten Bima yang punya kontribusi besar saat Hj. Indah Damayanti Putri menjadi Calon Bupati Bima.

”Ya minimal memberikan sedikit bantuan untuk proses penyembuhan Erna,” harapnya.

*Noval

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *