Kemenag Bantah Pembangunan Masjid LDII Dilanjutkan

Kota Bima, Kahaba.- Menindaklanjuti informasi warga Kelurahan Manggemaci terkait dilanjutkannya pembangunan Masjid Al Fattah milik Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Kemenag Kota Bima telah turun langsung ke lokasi pembangunan. Hasilnya, kabar tersebut tidak benar.

Kepala Kemenag Kota Bima, H.Syahrir. Foto: Eric

Kepala Kemenag Kota Bima, H.Syahrir. Foto: Eric

“Kami telah turun meninjau langsung pembangunan Masjid bersama unsur keagamaan beberapa hari lalu. Hasil pantauan, informasi itu tidak benar pembangunan Masjid Al Fattah dilanjutkan. Pembangunan hingga lantai II juga tidak terbukti. Kondisi Masjid tidak berubah,” ujar Kepala Kemenag Kota Bima, H. Syahrir.

Menurut Syahrir, ketakutan dan kekhawatiran warga terhadap pengaruh LDII jangan hanya berdasarkan asumsi dan isu yang disebarkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena hal ini bisa menimbulkan instabilitas daerah, sehingga dapat memancing masyarakat melakukan hal yang melanggar hukum.

Atas nama Pemerintah dan Kemenag, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak cepat percaya atas isu sesat. Bila menemukan di lapangan, cepat melaporkan kepada pihak yang berwajib, dan juga Pemerintah, agar segera dilakukan pencegahan.

“Kemenag bersama Pemerintah Daerah tetap komit dalam mengantisipasi, membina dan menjaga masyarakat agar tidak ikut terjerumus dalam aliran yang menyesatkan,” tegasnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Salman Al Farisi

    Sikap bijaksana seorang ukama’ sangat diperlukan dalam mengatasi gejolak yang dialami ummat. Semoga kita dapat lebih bijaksana dalam menyikapi setiap isu yg timbul dengan selalu bertabayyun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *