Bupati Bima: Tanpa Dukungan TNI Polri, Ibarat Sayur Tanpa Garam

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama  dengan jajaran  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah  (FKPD) Kabupaten Bima, Senin (27/6).

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri saat sambutan pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama FKPD. Foto: Hum

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri saat sambutan pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama FKPD. Foto: Hum

Pada kesempatan tersebut Bupati Bima menegaskan kembali pentingnya dukungan aparat keamanan agar pembangunan berjalan sesuai yang diharapkan.

“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan TNI polri, sebab tanpa dukungan tersebut, maka pemerintah ibarat sayur tanpa garam,” ujarnya.

Kata Bupati, di dalam masyarakat sering terjadi konflik yang berawal dari hal-hal kecil. Oleh karena itu, perlu diantisipasi secara bersama-sama melalui dukungan prajurit maupun perwira TNI dan Polri.

“Aparat TNI Polri dapat langsung menyampaikan kepada Bupati melalui nomor telepon yang telah diberikan,” pintanya sembari menyebutkan nomor handphone dimaksud.

Sebagai sesama aparatur pemerintah yang masing-masing memiliki tugas dan kewenangan, maka koordinasi menjadi kunci untuk saling memahami dan menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Pemerintah Daerah terbuka  menerima masukan maupun kritikan dari aparat keamanan selama dihajatkan untuk menata kondisi  ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Bupati secara khusus mengharapkan dukungan penuh aparat TNI Polri untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama proses Pemilihan Kepala Desa (Pikades) serentak  mendatang yang berlangsung di 57 desa.

“Sebentar lagi Pilkades secara serentak akan digelar di Kabupaten Bima, oleh karena itu dukungan TNI Polri diharapkan dapat membawa berkah dan kedamaian bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Bima,” imbuhnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *