Pedagang Berharap, Harga Bawang Merah Stabil

Kabupaten Bima, Kahaba.- Harga komoditi Bawang Merah jelang Lebaran hingga usai Lebaran tahun 2016 bakal stabil. Saat ini, harga Bawang Merah ukuran Super Banjar (Besar,Red) di Kabupaten Bima mencapai Rp 2 Juta hingga Rp 2,2 Juta per 100 Kilogram.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ruslan, pedagang Bawang Merah asal Desa Sai Kecamatan Soromandi mengaku, saat ini dia membeli Bawang dari petani hingga Rp 2,2 Juta per 100 Kg. Tingginya harga Bawang Merah di Bima saat ini, disebkan karena banyaknya permintaan dari pelanggan di Kota-Kota besar seperti Banjarmasin.

”Saya yakin harga Bawang akan bertahan dan bahkan akan naik lagi, jika permintaan tinggi hingga usai Lebaran,” jelasnya Rabu (29/6).

Menurut dia, Bawang Merah akan mahal jika kondisinya besar dan baik, tidak cacat seperti busuk dan kurang kering saat dijemur.

”Tidak hanya saya yang membelinya dengan harga tinggi, semua pedagang akan melakukan hal yang sama. Karena kalau barang bagus akan cepat laku dipasaran,” katanya.

Dia menyampaikan, agar para petani tidak resah soal harga Bawang Merah. Walaupun misalnya harga Bawang Merah turun, itu tidak akan turun drastis hingga dibawa Rp 1 Juta per 100 Kg. Karena paling rendah, harga Bawang Merah turun hanya sekitar 25 sampai 30 persen. Artinya, harga Bawang Merah masih diatas Rp 1 Juta.

“Untuk itu, dirinya berharap agar harga Bawang Merah tetap stabil dan petani serta pedagang bisa sama sama untung,” harapnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *