Walikota Bima Hadiri Apel Pasukan Ramadniya Gatarin

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin menghadiri apel gelar pasukan Operasi Ramadniya Gatarin 2016 dengan tema ‘Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1437 H’.

Walikota Bima saat menghadiri Apel Pasukan Ramadniya Gatarin. Foto: Hum

Walikota Bima saat menghadiri Apel Pasukan Ramadniya Gatarin. Foto: Hum

Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail, SiK bertindak sebagai inspektur apel dengan komandan apel kasat lantas Bapak Andri Nugroho Saputro.

Apel gelar pasukan dihadiri pula oleh Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima, Asisten I Kota Bima, Polisi militer TNI AD Brimob, Dishub Kota Bima, Pol PP Kota Bima, BPBD Kota Bima dan Pemadam Kota Bima, Orari Kota Bima dan Senkom Mitra Polri serta instansi terkait.

Pada operasi kali ini dikerahkan sejumlah 123 personil polisi untuk melakukan serangkaian pengamanan dan pelayanan diberbagai tempat Kota dan Kabupaten Bima, yang terbagi diberbagai wilayah seperti pos pelayanan Pasar Amahami, pos pengamanan Pelabuhan Laut Bima, pos pam Pelabuhan Sape, dan pos pam Lapangan Serasuba.

“Operasi akan digelar dari tanggal 30 Juni – 15 Juli 2016,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali melalui siaran pers.

Dalam arahan Kapolri yang dibacakan Kapolres Bima Kota menjelaskan, sandi operasi selama ini yang dikenal dengan “Ketupat” pada tahun 2016 ini berubah menjadi “Ramadniya” yang merupakan singkatan dari Ramadan dan Hari Raya yang mengandung arti suci, adil dan sempurna.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari Idul Fitri tahun ini memerlukan pengamanan serta pelayanan dan tindak preventif untuk mengantisipasi lonjakan arus pergerakan orang dan barang. Diharapkannyaagar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan sinergis bersama seluruh stakeholders yang ada.

*Bin/Hum

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *