oleh

Gara-Gara Tegur Gadis, Kampung Sigi dan Dara Bentrok

-Kabar Bima-4 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Kelompok warga Lingkungan Kampung Sigi Kelurahan Paruga terlibat bentrok dengan kelompok warga Kelurahan Dara, Kamis (30/6) sekitar pukul 21.00 Wita. Saat ini, aparat masih disiagakan di dua wilayah tersebut, guna mengantisipasi bentrok susulan.

Warga Dara bersama Babinkantibmas usai bentrok. Foto: Ady
Warga Dara bersama Babinkantibmas usai bentrok. Foto: Ady

Menurut pernyataan Kapolsek Rasanae Barat AKP Jamaluddin, bentrok bermula dari kelompok pemuda Kampung Sigi yang menegur seorang gadis asal Kelurahan Dara, yang datang membeli di Lapangan Serasuba.

Saat itu, terjadi interaksi antara pemuda dan gadis tersebut. Seorang gadis ditanya apakah datang untuk menjual. Gadis yang penasaran kembali bertanya, memang dirinya datang ingin menjual apa.

“Pertanyaan si gadis dijawab oleh seorang pemuda dengan kalimat ‘jual itu tu’.  Karena tidak terima dengan pertanyaan dan jawaban pemuda tersebut, si gadis kemudian melapor orang tuanya via telepon genggam,” tuturnya.

Tidak berselang lama, Taufik Bapak si gadis mendatangi para pemuda di lapangan Serasuba. Baku mulut pun terjadi, dan orang tua gadis dikeroyok kelompok pemuda tersebut.

“Nah, saat Taufik melapor ke Polsek, warga Dara kemudian melempar rumah warga Kampung Sigi.  Saling lempar pun tak bisa dihindari,” ujarnya.

Saat ini, sambungnya, dua warga Kampung Sigi masing-masing OP (18) dan MH (18) sudah diamankan untuk diminta keterangan. Sementara pelaku pengeroyokan terhadap Taufik, diperkirakan lebih dari dua orang.

Jamaluddin pun meminta kepada dua warga untuk tidak mudah diprovokasi, biar hukum yang menyelesaikan persoalan tersebut. Saat inipun, Polisi siaga di Kampung Sigi dan Dara, guna mengantisipasi terjadi kembalinya bentrok.

*Deno

 

Komentar

Kabar Terbaru