Rumah Dilempar, Ibu Ibu Kampung Sigi Ngungsi di Masjid

Kota Bima, Kahaba.- Dampak pelemparan rumah warga Lingkungan Kampung Sigi Kelurahan Paruga, malam ini Jumat (1/7), membuat sejumlah ibu-ibu mengungsi di Masjid Sultan Salahuddin.

Suasana pasca pelemparan di Kampung Sigi. Foto: Bin

Suasana pasca pelemparan di Kampung Sigi. Foto: Bin

Mereka trauma dan masih enggan kembali ke rumah karena kuatir menjadi sasaran pelemparan batu dan anak panah.

Ibu-ibu yang mengungsi ini sebagian besar tinggal di bantaran sungai Kampung Sigi dan mengaku lari meninggalkan karena ada aksi penyerangan yang diduga dilakukan Kelurahan Dara

“Tadi rumah kami dilempar dengan batu dan juga dipanah sehingga kita lari keluar dan mengungsi di masjid,” kata salah seorang ibu di lokasi setempat.

Tak hanya berusaha mengamankan diri sendiri, ibu-ibu ini juga membawa serta anak dan keluarganya di Masjid agar terhindar dari sasaran. Meski puluhan aparat keamanan sudah mengamankan lokasi, sebagian ibu-ibu belum berani kembali ke rumah.

“Kita kuatir saat istrahat, ada lagi yang serang dan membakar rumah. Jadi lebih baik di Masjid saja,” kata ibu-ibu lainnya.

Warga berharap, Walikota Bima bisa berkoordinasi dengan aparat keamanan agar tetap bersiaga menjaga lingkungan setempat hingga benar-benar kondusif.

Selain itu, segera mencari solusi permasalahan tersebut agar tidak membias kepada warga yang tidak tahu persoalan.

*Ady

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *