Dikes Janji Temui Duhami, Penderita Kanker Asal Lelamase

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima hingga berita inin diturunkan belum mendapat laporan dari jajarannya dibawah soal derita yang dialami oleh Duhami, warga Lelamase yang menderita kanker pada bagian rahang. Besok, Dinas tersebut berencana menemui Duhami. (Baca. Menderita Kanker, Duhami Butuh Pertolongan)

Mahfud, Kasi Perizinan dan Jamkesmas Dikes Kota Bima. Foto: Bin

Mahfud, Kasi Perizinan dan Jamkesmas Dikes Kota Bima. Foto: Bin

“Kami baru tahu sekarang. Ko’ kami belum menerima laporan dari jajaran dibawah, seperti di Pustu atau Puskesmas. Besok (Kamis, 14/7) kami pastikan melihat kondisi yang diderita Duhami,” ujar Mahfud, Kasi Perizinan dan Jamkesmas Dikes Kota Bima. (Baca. Pemerintah Dituding Apatis Terhadap Kondisi Penderita Kanker)

Saat ditemui Rabu (13/7) di ruangannya, kunjungan besok juga untuk mengetahui apakah pria tersebut sudah memiliki Kartu Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan, agar dibuatkan dan diajukan pembuatan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“KIS nanti akan digunakan di Puskesmas, RSUD, RS. Mataram bahkan ke ke RS. Bali,” katanya.

Ia juga berharap, semoga Duhami terdaftar pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pusat. Apabila terdaftar, pihaknya akan segera membawa Kartu Keluarga ke BPJS. Tapi, kalau belum akan segera dibuatkan.

Duhami, penderita Kanker saat bersama isteri. Foto: Bin

Duhami, penderita Kanker saat bersama isteri. Foto: Bin

Diakui Mahfud, menangani warga yang menderita sakit berat, Pemerintah hanya membantu untuk membuatkan kartu. Agar warga tersebut dipastikan mendapatkan pelayanan yang baik.

Tapi dirinya juga menyarankan, jika Duhami ingin dirujuk ke luar daerah. Silahkan ajukan proposal ke Pemerintah Kota Bima. Setelah didisposisi oleh Walikota, proposal tersebut diserahkan ke Dikes, untuk mendapatkan rekomendasi pencairan uang.

“Kalau bentuknya proposal, Pemkot Bima pasti membantu sesuai ketersediaan anggaran,” ucapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *