Siswa SMKN 3 Lolos Seleksi Program Belajar Bersama Maestro Nasional

Kota Bima, Kahaba.- Siswa SMKN 3 Kota Bima Nurul Khaira Insyani (16) Kelas XI jurusan Kria Tekstil kini terpilih untuk mengikuti kegiatan belajar Belajar Bersama Maestro (BBM), yang dilaksanakan Kemendikbud RI.

Nurul Khaira Insyani bersama Kepala SMKN 3 Sanusin dan guru. Foto: Eric

Nurul Khaira Insyani bersama Kepala SMKN 3 Sanusin dan guru. Foto: Eric

Kegiatan tersebut merupakan upaya pelestarian kebudayaan, bekerjasama dengan para Maestro Kebudayaan dalam menyiapkan pelajar yang mengerti tentang pengetahuan budaya, keterampilan dan pembangunan karakter terutama generasi muda Indonesia.

“Program Belajar Bersama Maestro  telah dilaksanakan sejak tahun 2015. Pelajar yang telah terpilih melalui seleksi akan berkesempatan belajar langsung dengan Maestro Kebudayaan,” ujar Kepala SMKN 3 Kota Bima Sanusin, Rabu (13/7).

Diakuinya, Nurul terpilih berdasarkan penilaian dari panitia Kemendikbud, melalui tahapan seleksi yang ketat dengan menggunakan sistem online. Nurul, harus mengirimkan beberapa data administrasi kepada tim penilai, termasuk video saat melakukan gerakan tari.

“Alhamdulillah, Nurul lolos dari 600 pelajar yang mengajukan permohonan. Kemendikbud hanya menerima 150 pelajar, salah satunya Nurul menjadi duta Provinsi NTB,” katanya terharu.

Keberhasilan yang ditorehkan Nurul dikancah Nasional, sambungnya, menjadi motivasi dan semangat bagi siswa lain untuk terus memacu prestasi akademik. Sekaligus memberikan semangat bagi jajaran guru untuk terus meningkatkan kualaitas dalam mengajar.

Sementara itu, Nurul mengaku bahagia dan bangga. Karena dirinya menjadi satu-satunya perwakilan yang berasal dari Propinsi NTB. Kesempatan belajar bersama maestro merupakan impiannya. Agar bisa mengasah dan meningkatkan kemampuan dalam bidang seni maupun kebudayaan.

“Saya tentu akan memanfaatkan momen ini dengan sangat baik, belajar dengan tekun dan penuh disiplin,” tuturnya.

Seluruh siswa yang akan belajar bersama maestro nanti akan dilangsungkan di Kota Jogjakarta, tanggal 18-29 Juli. Sementara program pelajaran yang dipelajari, Seni Rupa, Keroncong, Dalang, Seniman Tradisi, Koreografer, Seni Tari dan juga Teather.

*Eric      

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *