RAMAH, Konsep Efektif dan Solusi untuk Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Konsep Religius, Aman, Makmur dan Handal (RAMAH) yang digagas Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri dan Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, dinilai oleh Hamdan Zoelva sebagai konsep yang cerdas untuk Bima saat ini.

Hamdan Zoelva. Foto: Bin

Hamdan Zoelva. Foto: Bin

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, Bima memang telah terlanjur disebut sebagai daerah rawan keamanan. Sebab, konflik horizontal sering terjadi. Di mata Nasional, melalui siaran Televisi Bima tidak aman.

”Saya kira, konsep Bima RAMAH ini efektif sekaligus solusi untuk Bima, agar kembali damai dan hidup rukun dengan sesama, tanpa harus ribut terus,” ujar pria yang bergelar Profesor usai Upacara HUT Bima ke-376, Kamis (21/7).

Dengan pendekatan yang persuasif, kata dia, konsep Bima RAMAH diyakini mampu mengatasi semua persoalan di Kabupaten Bima. Baik itu konflik antar kampung, ekonomi, politik, hukum, sosial dan budaya.

”Yang paling penting, kebersamaan dan pemimpin terus dekat dengan rakyat. Ini yang menjadi modal utama mengamankan Bima dari konflik-konflik seperti yang sering terjadi selama ini,” urainya.

Pria asal Kecamatan Parado Kabupaten Bima juga menyarankan kepada semua elemen, agar saling mengajak satu sama lain membangun Bima. Masyarakat Bima, adalah masyarakat yang patuh dan masyarakat yang cukup sadar hukum.

”Masyarakat Bima tidak bisa diajak keras, karena karakternya memang sudah seperti itu. Jadi melalui konsep RAMAH ini, kita sama-sama berdialog untuk perubahan yang bermakna,” sarannya.

*Noval

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *