Langka, Harga Bawang Merah Naik

Kabupaten Bima, Kahaba.- Harga Bawang Merah kini merangkak naik. Jika sebelum Idul Fitri, harga Bawang Merah hanya berkisar Rp 1 Juta lebih hingga Rp 2 Juta per 100 Kg, saat ini harganya naik mencapai Rp 2,8 Juta per  100 kg.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut pedagang Bawang Merah, M. Yusuf, setiap hari harga Bawang terus naik, disebabkan banyaknya permintaan dari pulau Jawa, Banjarmasin, Makassar hingga Timika.

“Harga Bawang mulai naik sejak pekan lalu. Bawang yang beli dari petani, Rp 2,8 Juta per 100 Kg,” ujar pedagang Bawang asal Sampungu, Minggu (24/7).

Saat ini, kata dia, di Pulau Sumbawa stok Bawang Merah yang sudah panen dan siap panen tinggal sedikit. Permintaan dari beberapa kota besar pun tidak mampu diatasi dengan jumlah komoditi yang terbatas.

”Harapan besar sekarang, petani yang masih memiliki Bawang Merah siap panen, hanya di wilayah Desa Sai dan Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima,” tuturnya.

Di Desa Sampungu,  sambungnya, stok Bawang Merah masih sekitar 70 Persen. Dia meyakini, Bawang Merah di Desa setempat akan habis dibeli pedagang sekitar dua pekan lagi.

”Bisa saja harga Bawang Merah mencapai Rp 3 Jutaan bahkan lebih,” kata pria yang akrab disapa Ongki ini.

*Noval

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *