Foto Kepala Daerah Bima di SKPD dan Sekolah Ko’ tidak Ada

Kabupaten Bima, Kahaba.- Lima bulan sudah Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri dan Wakil Bupati Bima, Dahlan M. Noer pimpin Kabupaten Bima, namun hingga saat ini foto Kepala Daerah itu tidak terlihat terpampang disetiap rungan Kepala SKPD dan Sekolah.

Bupati dan Wakil Bupati Bima. Foto: Bin

Bupati dan Wakil Bupati Bima. Foto: Bin

Biasanya, foto Kepala Daerah diletakkan di dinding Kantor dan Sekolah. Selain terpampang di ruangan staf, ruang rapat, foto Bupati dan Wakil Bupati juga pasti ada di ruangan Kepala Kantor dan Sekolah.

Pekerjaan Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima pun dipertanyakan. Kenapa hingga saat ini Foto Bupati dan Wakil Bupati Bima tidak juga dibuat dan didistribusikan ke sejumlah SKPD dan Sekolah – sekolah.

”Apa kerjanya Kabag Humas dan stafnya itu, sehingga masalah foto Bupati dan Wakil Bupati Bima ini diabaikan,” sorot Arif, warga Kabupaten Bima, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kendati hanya foto, tapi itu penting. Terutama di Sekolah – sekolah, agar siswa bisa  mengetahui dan mengenal wajah Bupati dan Wakil Bupati Bima mereka.

“Orang – orang Humas dan Protokol buatlah foto dan bingkai Kepala Daerah Kabupaten Bima, agar segera didistribusikan ke masing – masing SKPD dan Sekolah,” sarannya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma beralasan, pihaknya masih menunggu kesempatan Bupati dan Wakil Bupati Bima untuk di foto studio.

”Sudah dua kali saya mohon kesediaan Bupati dan Wakil Bupati. Tapi karena kesibukan beliau berdua, kami belum dapat kesempatan untuk foto khusus,” katanya, Minggu (24/7).

Dirinya pun akan berusaha dalam waktu dekat untuk mengajukan lagi, mengingat pelaksanaan upacara 17 Agustus sudah dekat.

”Mudah-mudahan bisa dibagikan sebelum 17 Agustus,” ujarnya.

*Noval

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *