Tekan Kasus Amoral, Wawali Instruksikan Operasi Gabungan

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima, H. Arahman H. Abidin mengaku prihatin terhadap degradasi moral yang menimpa generasi muda saat ini. Terakhir, penemuan jenazah orok dalam kondisi mengenaskan di Kelurahan Tanjung membuatnya merasa miris.

Wawali saat menyampaikan sambutan pada Mukerda I DPD LPM Kota Bima. Foto: Ady

Wawali saat menyampaikan sambutan pada Mukerda I DPD LPM Kota Bima. Foto: Ady

“Untuk itu, lewat apel pagi kemarin saya sudah instruksikan kepada Sat PolPP untuk melaksanakan operasi yustisi (gabungan). Terutama di wilayah kos-kosan,” kata Wawali usai membuka Sarasehan HMI Cabang Bima, Selasa (26/7) pagi.

Menurut orang nomor dua di Kota Bima ini, dengan semakin seringnya dilaksanakan operasi gabungan, maka akan mengeliminir munculnya kasus amoral. Serta penyalahgunaan rumah kos untuk perilaku menyimpang.

“Para penghuni rumah kos dan tamu-tamu yang tidak melapor akan menjadi sasaran operasi yustisi,” tegasnya.

Dalam apel kemarin, Wawali juga meminta kepada tim anggaran untuk menaikkan anggaran Sat PolPP agar mendukung pelaksanakan operasi yustisi tersebut. Dengan dukungan anggaran itu diharapkannya tugas Sat PolPP bisa maksimal.

Begitu pula kelurahan-kelurahan yang dianggap wilayah rawan konflik, paham radikal dan kasus sosial, dimintanya untuk ditambahkan anggaran.

“Elemen masyarakat dan mahasiswa yang juga ingin mengambil peran itu silahkan saja, kami akan mendukung,” tandasnya.

*Ady

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *