BPBD Belum Pastikan Jumlah Kerusakan Akibat Gempa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima membenarkan guncangan gempa, Selasa (1/8) pagi dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kecamatan Tambora. Hanya saja, pihaknya belum mengetahui pasti berapa jumlah kerusakan akibat musibah tersebut. (Baca. Gempa 5,6 SR, Belasan Rumah di Tambora Rusak)

Salah satu rumah di Desa Labuan Kananga Tambora yang rusak karena Gempa. Foto: Tristan Kananga (Facebook)

Salah satu rumah di Desa Labuan Kananga Tambora yang rusak karena Gempa. Foto: Tristan Kananga (Facebook)

“Kami sementara ini baru menerima laporan Camat Tambora. Informasinya hanya bangunan di SDN Oi Bura yang mengalami kerusakan ringan,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Amirudin saat dihubungi via handphone.

Amirudin mengaku, masih terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk mengetahui data kerusakan dan kondisi warga pasca diguncang gempa.

“Personil BPBD juga akan segera ke Tambora untuk melihat langsung dampak kerusakan. Hanya itu sementara yang bisa kami sampaikan,” terangnya.

Sementara itu, warga Desa Labuan Kananga, Mabrur mengaku, pasca guncangan gempa berkekuatan 5,6 SR tersebut warga masih sibuk membersihkan rumah masing-masing dari runtuhan tembok dan atap rumah.

“Sampai saat ini kami belum melihat ada personil BPBD yang turun ke lokasi. Belum ada tenda juga yang dibangun,” tandasnya.

Informasi dari BMKG, kekuatan gempa 5,6 SR, pusat gempa terjadi di 63 Kilometer barat laut Kabupaten Dompu dengan kedalaman 18 Kilometer di bawah laut. *Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *