oleh

Dua TA Asal Lombok Sudah tak Terima Gaji

-Kabar Bima-3 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Leader Desa Provinsi NTB, Tauhid mengakui, kedua Tim Ahli (TA) Desa Kabupaten Bima, Syukron dan Marzuki sudah tak menerima gaji. Hal itu terjadi karena kedua TA Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna asal Pulau Lombok tersebut tak menjalankan kewajibannya.

Ilustrasi
Ilustrasi

“Benar mereka tak pernah bertugas ke Bima sebagai lokasi penempatan. Dan otomatis mereka juga sudah tak menerima gaji,” jelasnya dihubungi melalui telepon seluler, kemarin.

Kata dia, gaji baru bisa dibayarkan apabila TA melaksanakan tugas dan membuat laporan kerja secara rutin setiap bulan. Tentu saja bila tak melaksanakan tugas, maka tak ada yang dilaporkan. Sehingga hal itu berimbas pada gaji.

“Kami akui di Bima memang kekosongan dua TA. Namun, kondisi seperti ini bukan hanya terjadi di Bima. Daerah lain di NTB juga sama,” akunya.

Untuk itu terang Tauhid, dalam waktu dekat kekosongan itu akan disikapi oleh Satuan Kerja (Satker) dengan rekruitmen TA baru sesuai kebutuhan di wilayah NTB. Sementara ini, tugas-tugas pendampingan tetap berjalan tanpa ada hambatan.

“Tidak berpengaruh sebenarnya karena Tim Ahli bukan hanya satu orang. Jadi tugas itu tetap jalan,” ujarnya.

*Ady

Komentar

Kabar Terbaru